DPP PAN Belum Terima Surat Pengunduran Diri Nur Alam – Berita Kota Kendari
Suksesi

DPP PAN Belum Terima Surat Pengunduran Diri Nur Alam

Korwil DPP PAN Sulawesi Yandri Susanto saat sedang berdiskusi dengan beberapa pengurus PAN di Sultra. (Pandi/BKK)

KENDARI, BKK – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) belum menerima surat pengunduran diri Nur Alam sebagai kader. Sebelumnya, Nur Alam menegaskan dirinya bukan lagi bagian dari PAN.

Koordinator Wilayah (Korwil) Sulawesi DPP PAN Yandri Susanto mengaku, hingga saat ini belum ada surat pengunduran diri Nur Alam. Sehingga, kata dia, pihaknya belum bisa melakukan langkah-langkah apa pun tentang rencana Nur Alam itu hengkang dari partai matahari terbit.

“Belum terima surat pengunduran diri Nur Alam. Kita tidak bisa respon apa-apa,” terang Yandri saat ditemui di Swiss-Belhotel Kendari, Minggu (24/7).

Setahu Yandri, Nur Alam masih tetap kader PAN dan tidak terpisahkan dari dinamika partai pimpinan Zulkifli Hasan tersebut.

Memang, ungkap Yandri, dirinya tidak berkomunikasi secara aktif atau khusus dengan Nur Alam sejauh ini. Namun, ia meyakini, komunikasi internal kader di tingkatan provinsi sudah pasti terjadi.

“Kalau soal kepartaian, tetap lakukan komunikasi di sini,” tuturnya.

Ia menegaskan, meskipun ancaman Nur Alam keluar dari PAN, dirinya yakin bahwa Gubernur Sultra itu tetap bagian dari PAN.

“Kita tunggu dan belum bisa ditanggapi. Kita yakin, Nur Alam bagian dari PAN,” katanya.

Di Kendari, Yandri datang bersama pengurus DPP lainnya, termasuk Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan. Mereka ke Kendari untuk menghadiri pernikahan Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulawesi Tenggara (Sultra) Adriatma Dwi Putra (ADP).

Namun, dalam kedatangannya di Kendari, rombongan DPP tidak disambut oleh Nur Alam maupun Ketua DPW PAN Sultra Umar Samiun.

Oleh Yandri, tidak masalah bila mereka tidak disambut oleh Nur Alam. Menurutnya, penyambutan dari kepengurusan PAN lainnya sudah cukup.

“Tadi sudah rambe nyambutnya. PAN tidak birokratif orangnya. Pengurus PAN santai saja yang penting roda organisasi jalan, pengkaderan jalan dan mekanisme di partai jalan. Semuanya on the track,” ungkapnya. (pas)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top