DPP PAN Belum Keluarkan Rekomendasi – Berita Kota Kendari
Headline

DPP PAN Belum Keluarkan Rekomendasi

KENDARI, BKK – Koordinator Wilayah (Korwil) Sulawesi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto menegaskan hingga saat ini pihak DPP belum mengeluarkan rekomendasi resmi untuk Pilkada 2017. Sampai sekarang, belum ada DPD (kabupaten/kota) atau DPW yang mengusulkan calon-calon kepala daerah yang akan diusungnya, termasuk untuk Kendari.
“Kita belum ada rekomendasi karena belum ada usulan dari daerah,” terang Yandri ditemui di Swiss-Belhotel Kendari, Minggu (24/7).
Yandri menjelaskan, sebelum DPP mengeluarkan rekomendasi,  pihak DPD akan melakukan seleksi terhadap sejumlah nama lalu hasilnya dibahas di tingkatan DPW. Dari DPW kemudian diusulkan ke DPP.
Meski demikian, Yandri tidak menampik dalam waktu dekat ini sudah ada rekomendasi DPP untuk Pilkada 2017 yang akan dikeluarkan.
“Rekomendasi kemungkinan keluar akhir Agustus nanti,” katanya.
Disinggung soal DPD PAN Kota Kendari yang telah menetapkan Adriatma Dwi Putra (ADP) sebagai pemilik pintu PAN untuk maju di Pilwali Kendari, Yandri menganggap keputusan itu masih sebatas pernyataan di tingkatan DPD. Belum menjadi keputusan resmi DPP.
Lantas, masih adakah peluang untuk Abdul Rasak yang juga sama-sama kader PAN? Yandri menjawab politis. “Kan belum ada usulan dari DPD yang masuk DPP. Selain itu, dalam menetapkan calon usungan, DPP akan mempertimbangkan hasil survei. Surveinya sementara jalan,” katanya.
Dia melanjutkan, survei merupakan salah satu parameter terutama dalam mengusung calon. Sebab bagaimana pun partai juga ingin menang dengan mengusung calon yang memiliki tingkat keterpilihan yang lebih tinggi.
“Ini bukan maunya kita. Ini maunya rakyat. Sehingga, kita harus lihat survei,” jelasnya.
Di Pilkada 2017, PAN telah menetapkan mekanisme baku dan aturan main dalam mengusung calon. Selain berdasarkan hasil rapat kerja nasional (rakernas) beberapa waktu lalu, PAN juga akan mempertimbangkan Undang-Undang Pilkada.
“Kita tetap dengar suara DPD kabupaten dan DPW,” katanya.
Dalam pencalonan, PAN selalu mengutamakan kader. Hanya saja, bila kader dianggap tidak mampu menang, maka parameternya dikembalikan hasil survei.
“Survei ini, menyangkut elektabilitas. Akhir Agustus nanti akan keluar,” paparnya.
Dari 102 daerah yang menggelar Pilkada seluruh Indonesia, PAN akan tampil di 82 daerah. Sisanya, kata Yandri, PAN tidak memiliki kursi. Dari seluruh daerah yang ada, PAN menargetkan untuk menang termasuk di tujuh daerah di Sultra.
“Di Sultra PAN harus menang,” tekannya. (pas/aha)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top