Beranda

Bocah Tewas di Bak Kontrol PDAM Kendari

Bak kontrol PDAM, tempat ditemukan tewasnya Syahri. (Foto: ono/bkk)

Bak kontrol PDAM, tempat ditemukan tewasnya Syahri. (Foto: ono/bkk)

KENDARI, BKK – Muhammad Syahri Ramadhan, bocah berusia empat tahun diduga terpeleset dan jatuh hingga akhirnya tenggelam di dalam bak kontrol PDAM yang berisi air sedalam 1,5 meter milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kendari, Senin (18/7).
Muh Syahri Ramadhan adalah anak dari pasangan Umar dan Marniati Ningsih warga Jalan M Yasin Kecamatan Puuwatu Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra).
Dugaan sementara, korban tenggelam akibat terpeleset dan jatuh ke dalam bak kontrol PDAM saat korban menuju ke warung depan rumahnya untuk membeli sesuatu yang disuruhkan oleh ibunya.
Setelah korban ditunggu sekitar setengah jam oleh ibunya tak kunjung datang, kemudian ibunya menyusul. Sayangnya, sang ibu menemukan anaknya sudah dalam keadaan terlungkup di dalam bak kontrol PDAM.
Melihat keadaan anaknya, kemudian ibu korban berteriak meminta tolong kepada warga disekitar. Warga setempat langsung mengevakuasi korban dan langsung dilarikan di Puskesmas terdekat untuk mendapat pertolongan, namun nyawa bocah tersebut tidak tertolong.
Setelah diketahui korban meninggal, tangis histeris terdengar dari kerabat korban yang datang di Puskesmas Puuwatu. Bahkan, paman korban menangis dan tidak tahan sehingga bersujud di tanah, setelah mendengar kabar bahwa keponakannya sudah tidak bernyawa lagi.
Salah satu tetangga korban, Susi menuturkan, melihat satu sendal korban dan sejumlah uang yang ditemukan.
“Kemungkinan Syahri melintas ke sini terpeleset, kemudian jatuh ke dalam bak kontrol,” ucapnya.
Anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Mandonga Brigadir Polisi (Brigadir Pol) Mansyur yang tiba dilokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)
“Dugaan sementara, korban meninggal terpeleset kemudian jatuh ke dalam bak kontrol, saat melintas, karena hendak ke warung untuk belanja yang disurukan oleh ibunya,” ungkapnya.
Untuk menghindari adanya orang yang kembali jatuh di bak kontrol ini, pihak PDAM menutupnya. (p4/c/pas)

To Top