Nasib Prof Hanna Tergantung Kesaksian BPK – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Nasib Prof Hanna Tergantung Kesaksian BPK

Ilustrasi

KENDARI, BKK – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari kembali memintai keterangan saksi ahli untuk melengkapi berkas pemeriksaan Prof Hanna selaku tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana kegiatan pelatihan peningkatan mutu, di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sulawesi Tenggara (Sultra) anggaran 2013.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kendari Andi Rumpang SH MH, melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Kendari Tajuddin SH mengatakan, saksi ahli yang dimaksud adalah keterangan dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Sultra berkait laporan hasil pemeriksaan (LHP) tentang kerugian negara.
Keterangan ahli itu, jelas Tajuddin, untuk memperjelas posisi Prof Hanna dalam keterlibatannya dalam kasus tersebut.
“Kami sedang menunggu keterangan ahli, biar jelas dimana keterlibatannya Prof Hanna. Kan waktu ditahan sempat pengacaranya menanyakan keterlibatan Prof Hanna itu dimana,” tutur Tajuddin, Sabtu (16/7).
Setelah berkasnya lengkap, lanjut dia, pihaknya akan langsung melimpahkannya ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kendari untuk disidangkan.
“Kami sedang rampungkan untuk dilimpahkan ke tahap II (p-21) untuk disidangkan di Pengadilan Kendari,” lanjutnya.

Tajuddin menyebut, Prof Hanna dijerat Pasal 2 subsider Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 21 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman pidana lima tahun penjara.

Diketahui, mantan Kepala LPMP Sultra Prof Hanna ditetapkan sebagai tersangka setelah ditemukan beberapa bukti kuat mengenai dugaan keterlibatannya. Dengan status tersangka, Prof Hanna langsung diinapkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIA Kendari pada 12 Mei 2016.
Selain Prof Hanna, tiga orang terpidana yang telah divonis Hakim dengan masing-masing satu tahun penjara yang ikut terlibat dalam kasus ini yakni, pejabat pembuat komitmen berinisial, Aliha, ketua panitia lelang, La Ngkolu dan Kepala Subbagian (Kasubag) Umum, Paramita. (p5/c/pas)

To Top