Mahmud Hamundu Sanjung Nur Alam – Berita Kota Kendari
Beranda

Mahmud Hamundu Sanjung Nur Alam

KENDARI, BKK – Mantan Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Mahmud Hamundu sanjungan terhadap Gubernur Sultra Nur Alam. Sanjungan sosok yang pernah dikenal sebagai singa podium ini, berkait dengan kesediaan Nur Alam untuk membantu pendirian Sekretariat Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sultra.

Dalam acara halalbihalal KAHMI Sultra di Grand Clarion Kendari, Mahmud didaulat menjadi pemateri hikmah halalbihalal, Sabtu (16/7).

Menurut dia, Nur Alam adalah salah satu kader yang patut memperhatikan nasib KAHMI Sultra.

“Pada 31 Juli nanti Nur Alam akan ujian tertutup menjadi doktor. Sudah pasti, 30 Juli dia sudah menjadi doktor,” kata Mahmud yang mengundang tawa alumni. Kita mendoakan, kader dalam posisi terjepit untuk tidak terjepit terus menerus,” katanya, disambut gelak tawa hadirin.

HMI kala itu, urai Mahmud, susah bertemu karena tidak adanya fasilitas sekretariat. Sama halnya juga dengan KAHMI saat ini yang belum juga memiliki tempat berkumpul.

“Untuk besar secara organisasi, maka harus memiliki sekretariat. Sehingga, KAHMI juga butuh sekretariat,” sindir Mahmud yang kembali mengundang tawa hadirin.

Sekretariat HMI Cabang Kendari, kata Mahmud, merupakan bukti nyata yang diberikan oleh mantan Gubernur Sulawesi Tenggara La Ode Kaimoeddin.

“La Ode Kaimoeddin punya kenangan, masa bapak Nur Alam tidak,” katanya.

Sindiran ini, kata Mahmud bukan bermaksud untuk membandingkan Nur Alam dan Kaimoeddin. Namun, minimal Nur Alam bisa membangun sekretariat KAHMI sebagai wadah tempat berkumpul.

“Bukan bertanding, tapi ini untuk amal jariah. Amal jariah harus kelihatan wujudnya. Saya yakin, adindaku Nur Alam punya keyakinan sekretariat KAHMI ada di Kendari,” katanya.

Menurutnya, kenangan yang bersifat amal jariah akan selalu di kenang sampai kapan pun, bahkan hingga di pintu kubur.

“Saya yang paling kakak di sini. Kalau adik tidak penuhi, itu bahaya juga,” selorohnya.

Sekretariat sangat penting untuk tempat berhimpun. Mahmud menyindir kegiatan HMI yang kerap digelar di hotel mewah. Menurutny, kader HMI harusnya menghindari acara-acara yang diselenggarakan di hotel mewah.

“Kalau perlu, kita duduk melantai di karpet. Sebagai pemimpin, jangan cari sesuatu yang sesaat. buatlah kenangan sehingga saat selesai jabatan,” tekannya. (pas/jie)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top