Berkas Gratifikasi CPNS Bombana Masih Diteliti – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Berkas Gratifikasi CPNS Bombana Masih Diteliti

KENDARI, BKK – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) masih terus meneliti berkas perkara dua tersangka kasus dugaan gratifikasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kategori Satu (K-I) dan K-II Kabupaten Kabupaten Bombana 2013, senilai Rp 12 miliar.
Dua tersangka itu adalah istri terpidana mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bombana Muh Ridwan, yakni Samsuriati dan Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) BKD Bombana Dr Arman.
“Kami sedang melakukan penelitian berkas,” terang Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sultra Sugeng Djoko Susilo SH MH, melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Hubungan Masyarakat (Kasipenkumhumas) Janes Mamangkey SH, saat dikonfirmasi melalui selulernya, Minggu (17/6).
Mengenai penunjukan jaksa penuntut umum (JPU), Janes mengaku, belum dilakukan, karena masih ada hal-hal yang harus dilengkapi. Pihaknya, tambah dia, masih akan berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Baubau untuk menentukan JPU-nya.
Namun, sambung dia, penunjukan JPU itu akan dilakukan setelah berkasnya dianggap lengkap atau P-21.
“JPU-nya itu belum ada. Bagaimana mau ada JPU-nya kalau berkasnya saja belum lengkap, nanti akan dilimpahkan ke pengadilan baru ada penunjukan JPU. Mungkin JPU-nya dari Kejari Baubau, karena ini lokus (lokasi kasus) Kejari Baubau,” jelasnya.
Jenes menyebut, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 2 Jo Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 dengan ancaman pidana paling singkat tiga tahun penjara.
Diketahui, dalam kasus ini polisi pertama kali menetapkan Muh Ridwan sebagai tersangka dan selanjutnya penyidik kembali mengumumkan dua tersangka baru yang ikut terlibat dalam kasus ini yakni istri Muh Ridwan, Samsuriati dan anak Muh Ridwan, Vebrianti. Lalu, disusul dengan tersangka lain, yakni Dr Arman.
Dalam kasus gratifikasi ini terkuak, para tersangka berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp 12 miliar dari seluruh CPNS K-1 dan K-2 Bombana 2013 dengan angan-angan akan meluluskan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). (p5/c/pas)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top