Polisi dan TNI Ungkap Industri Miras dalam Hutan – Berita Kota Kendari
Headline

Polisi dan TNI Ungkap Industri Miras dalam Hutan

DARSO/BERITA KOTA KENDARI TERSEMBUNYI. Aparat gabungan memusnahkan ribuan liter minuman keras tradisional di tempat penyulingannya, dalam sebuah hutan di Desa Eelahaji, Kalisusu, Buton Utara. Dalam gambar lain tampak peralatan yang digunakan untuk memproduksi minuman haram tersebut.

DARSO/BERITA KOTA KENDARI TERSEMBUNYI. Aparat gabungan memusnahkan ribuan liter minuman keras tradisional di tempat penyulingannya, dalam sebuah hutan di Desa Eelahaji, Kalisusu, Buton Utara. Dalam gambar lain tampak peralatan yang digunakan untuk memproduksi minuman haram tersebut.

BURANGA, BKK– Kerjasama yang apik antara Polsek dan Koramil Kalisusu, Buton Utara dalam memberantas kejahatan yang seringkali ditimbulkan oleh pengaruh minuman keras membuahkan hasil. Tak tanggung-tanggung, aparat gabungan ini langsung menemukan industri penghasil miras.

Industri pemasok minuman keras jenis arak tradisional itu ditemukan dalam sebuah kawasan hutan di belakangan perkampungan Desa Eelahaji, Kecamatan Kalisusu. Di sana, aparat menemukan mesin penyulingan maupun bahan miras tradisional.
Sebanyak delapan drum berkapasitas 200 liter ditemukan penuh dengan miras hasil sulingan dari enau. Petugas pun langsung memusnahkannya dengan cara ditumpahkan ke tanah. Adapun mesin pembuatnya dibongkar lalu dievakuasi ke Polsek Kalisusu.
Kanit Intel Ipda Narton menuturkan, saat digerebek petugas, tidak seorang pun ditemukan. Polisi pun tengah menyelidiki pemilik dari industri haram tersebut.
“Macam-macam kita sita, seperti drum, panci, kompor dan lain sebagainya. Mirasnya sudah semua kita musnahkan,” kata Ipda Norton sembari memperlihatkan foto-foto aksi petugas.
Adapun barang yang disita terdiri atas delapan drum penampung miras, empat unit panci ukuran besar, empat batang penyulingan dan tiga kompor jenis hook. Di tempat yang sama juga ditemukan satu ikat kulit bakau sebagai campuran bahan baku, satu kaleng pupuk hayati untuk tanaman, dan tiga jeriken.
“Semua barang bukti  kini sudah kita amankan di kantor Polsek Kulisusu. Saat ini yang akan kita lakukan adalah bagaimana agar pemiliknya bisa terungkap dan itu sementara dalam lidik,” ungkap Narto. (k5/c/aha)

To Top