Beranda

Sitiani Kabur Karena Terlilit Utang dalam Lapas

Stres Terbelit Utang Dalam KENDARI, BKK – Narapidana (napi) pembunuhan terhadap suami sendiri, Waode Sitiani (30), mengaku kabur dari kawalan sipir Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) karena stres terbelit utang sebesar Rp 20 juta.

 

Sitiani mengungkapkan, uang yang dipinjam dari salah satu temannya yang juga napi di Lapas tersebut digunakan untuk biaya mengobati penyakit yang dideritanya, yakni penyakit kista yang telah menyerangnya selama beberapa tahun terakhir ini.

 

“Saya stres pak, karena banyak utang. Ada Rp 20 juta saya pinjam sama teman untuk biaya obat, saya sakit kista,” aku Sitiani kepada jurnalis beritakotakendari.com, saat ditemui disela-sela pemeriksaan di Lapas Klas IIA Kendari, Minggu (3/7).

Alasan itulah, sambung dia, membuat dirinya nekat kabur dari pengawalan dua sipir Lapas saat dibawa berobat di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Bahteramas Kendari pada Senin (27/6) pekan lalu.

 

Sitiani menambahkan, selama menjadi buronan, dirinya memilih tinggal dalam hutan dibilangan Abeli. Lima hari di hutan, pada Sabtu (2/7) sore ia kemudian memutuskan menginap pada salah satu hotel melati di Abeli

 

Baru semalam menginap, sipir Lapas yang dibantu aparat Kepolisian Resor (Polres) Kendari langsung menggerebeknya di kamar hotel. Ia kemudian digelandang di Lapas Kendari untuk menjalani proses selanjutnya.

 

Kalapas Klas IIA Kendari Muchlis Adjie mengatajan, kini pihaknya sedangmelakukan pemeriksaan terhadap Sitiani.

 

“Kita kerjasama dengan pihak kepolisian untuk melakukan pencarian. Dan akhirnya kita tangkap di hotel,” ujar Muchlis, di ruang kerjanya, Minggu (3/7). (kas)

To Top