Suksesi

Lantik Arhawi-Ilmiati, Gubernur Berpesan Rekat Kembali Persaudaraan di Wakatobi

Gubernur Nur Alam melantik Arhawi - Ilmiati Daud sebagai bupati dan wakil bupati Wakatobi periode 2016-2021

Gubernur Nur Alam melantik Arhawi – Ilmiati Daud sebagai bupati dan wakil bupati Wakatobi periode 2016-2021

KENDARI, BKK– Arhawi dan Ilmiati Daud akhirnya resmi menyandang status sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi. Banyak tugas penting yang menanti sentuhan pemimpin ini.

Acara pelantikan Arhawi – Ilmiati Daud di Ruang Bahteramas, Kantor Gubernur Sultra, Selasa (28/6) berlangsung semarak. Ribuan pendukung pasangan ini tampak memadati lokasi pelantikan, di dalam maupun luar ruangan.
Usai melantik keduanya, Gubernur Sultra Nur Alam meminta keduanya segera merekatkan kembali persaudaraan masyarakat Wakatobi yang sempat terbelah saat Pilkada lalu. “Persatukan kembali masyarakat. Ini menjadi salah tugas penting kalian setelah dilantik,” kata Nur Alam.
Nur Alam juga mengingatkan tim sukses Arhawi – Ilmiati Daud agar menahan diri. Bahkan, mereka harus ikut membantu Arhawi – Ilmiati Daud mempersatukan kembali masyarakat. Bukan malah merecoki kerja mereka.
“Kesuksesan tertinggi dari tim sukses adalah ketika meraup suara terbanyak untuk calonnya. Nah, setelah ini, tim sukses kembali melebur dengan masyarakat biasa. Jangan jadi tim sukses lagi. Kalau masih bertahan untuk jadi timses, maka itu akan menjadi awal kehancuran bupati dan wakil bupati kalian,” ingatnya.    Arhawi-Ilmiati Daud merupakan bupati – wakil bupati ke-32 yang dilantik oleh Nur Alam selama menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra). Namun khusus Arhawi – Ilmiati, Nur Alam memiliki catatan sendiri.
Nur Alam menuturkan, sepuluh tahun lalu, dia berhasil mengantar Hugua dan Arhawi memenangkan Pilkada Wakatobi. “Lima tahun lalu, saya yang melantik Pak Hugua berpasangan dengan pak Arhawi di gedung DPRD Sultra,” jelasnya.
Sama halnya dengan Ilmiati Daud. Selain sebagai mantan bawahannya di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Ilmiati merupakan putri mantan Bupati Muna, Maola Daud. Bagi Nur Alam, Maola Daud merupakan sosok yang selalu membantunya.
“Beliau, selalu menuntun kami dan mengarahkan saya ketika melakukan hal-hal tertentu,” ujarnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Wakatobi H Burhanuddin menilai Arhawi adalah salah satu pemimpin yang bersahaja dan murah senyum. Sejak jadi Wakil Bupati hingga bupati, kesederhanaan Arhawi masih terlihat.
“Beliau itu tetap sederhana. Dari dulu begitu. Kalau pergi di pasar, sendiri ji dan pegang ikannya sendiri,” ungkapnya.
Ia berharap, di masa kepemimpinannya selama lima tahun ke depan, Arhawi lebih memperhatikan lagi masyarakat kecil. Apalagi, Wakatobi sudah menjadi perhatian nasional sejak dimasukkan dalam sepuluh destinasi utama wisata bertaraf internasional. (pas/aha)

To Top