Aneka

Pemkab Konawe Bantah Ikut-ikutan Pinjam PIP

UNAAHA, BKK – Kepala Bagian Humas Kabupaten Konawe, Amerudin membantah informasi yang menyebutkan Pemkab Konawe mengutang di Pusat Investasi Pemerintah (PIP) untuk pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) karena ikut-ikutan daerah lain.

Menurut dia, rumah sakit rujukan bertaraf internasional di Kabupaten Konawe sudah lama dicita-citakan Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa. Itu sudah menjadi visi-misi Perisai yang telah tertuang dalam rencana kerja Pemkab selama satu periode pemerintahan.
“Dalam program Perisai itu diantaranya meningkatkan derajat pendidikan dan kesehatan masyarakat. Bagaimana pelayanan kesehatan bisa berjalan sesuai tuntutan. Kalau tidak didukung dengan fasilitas yang memadai,” tuturnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/6).
Dikatakan, Bupati Konawe sudah lama memprogramkan pembangunan RSUD Unaaha lantaran bangunannya yang sudah tidak representatif. Sementara masyarakat sudah sangat membutuhkan pelayanan dan fasilitas kesehatan yang memadai, sesuai perkembangan zaman.
Nah, untuk mewujudkan RS yang representatif tersebut, tentunya membutuhkan dukungan anggaran yang besar. “Kebetulan pusat menyediakan donatur (PIP) dan akses serta prasyarat kita layak,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan RSUD Unaaha bakal berjalan Agustus mendatang. Nilai pinjamannya cukup besar Rp 210 miliar.
Sebagaimana cita-cita Kery, RSUD Unaaha nantinya akan menjadi Rumah Sakit terlengkap di Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan tenaga ahli medis yang sangat memadai. Sehingga diyakini keberadaan RSUD Unaaha nanti tidak saja dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Konawe, tetapi juga daerah di sekitarnya.
“Insya Allah RSUD Konawe akan menjadi RS rujukan sebelum ke Bahterahmas,” paparnya. (cr4/c/aha)

To Top