Pemkab Butur Gelar Pasar murah, Rp 185 Ribu Dapat 11 Jenis Kebutuhan Lebaran – Berita Kota Kendari
Bisnis & Ekonomi

Pemkab Butur Gelar Pasar murah, Rp 185 Ribu Dapat 11 Jenis Kebutuhan Lebaran

Bupati Butur, Abu Hasan saat memberikan sambutan pada pembukaan pasar murah di Kulisusu, Senin (27/6).

Bupati Butur, Abu Hasan saat memberikan sambutan pada pembukaan pasar murah di Kulisusu, Senin (27/6).

BURANGA, BKK– Pemerintah Kabupaten Buton Utara melalui Dinas  Perindustrian dan Perdagangan, Senin (27/6) kembali menggelar pasar murah. Kali ini, Pemkab sebelumnya menyiapkan sebanyak 8.800 lembar kupon di mana setiap kuponnya bernilai Rp 185 ribu.

Kepala Disperindag Butur, La Ode Sahusu mengungkapkan, kupon tersebut sebelumnya disebarkan kepada masyarakat Butur yang kurang mampu. Kupon kemudian ditukarkan di Pasar Murah yang dipusatkan di Kecamatan Kalisusu.
Menurut Sahusu, dengan kupon tersebut, masyarakat sudah bisa mendapatkan 11 jenis kebutuhan lebaran. “Jika membeli di pasar umum, 11 kebutuhan lebaran itu harganya mencapai Rp 204.250. Kalau di pasar murah cuma Rp 185.000, ada selisih Rp 57.500. Selisih itu yang ditanggung pemerintah dengan subsidi,” terang Sahusu.
Bupati Butur Abu Hasan bersama Wakilnya Ramadio ikut hadir dalam Pasar Murah yang rencananya di gelar selama tiga hari itu. Abu Hasan dalam sambutannya mengatakan, tujuan utama pasar murah ada dua. Pertama, membantu masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah, mendapatkan kebutuhan lebarannya.
Kedua, pasar murah ditujukan untuk menekan harga yang cenderung mengalami kenaikan menjelang lebaran. “Manfaatkan pasar murah ini untuk berbelanja kebutuhan lebaran. Semoga kita semua bisa sama-sama merasakan kebahagiaan,” kata bupati.
Bupati berjanji akan menggelar pasar murah secara rutin di bulan Ramadan. Dia juga mengingatkan aparatnya agar menjalankan pengawasan dengan baik, agar tujuan digelarnya pasar murah ini dapat tercapai dengan baik.
“Kepada Disperindag Butur, saya minta untuk diawasi. Jangan sampai ada yang tidak seharusnya berbelanja di pasar murah, datang berbelanja. Diawasi betul, jangan sampai ada ibu kadis, ibu kepala badan, dia pura-pura miskin, suruh orang lain pergi beli di pasar murah. Itu kalau ketahuan resikonya besar,” katanya.
Salah seorang pengunjung, Herlina (40), mengaku sangat terbantu dengan pasar murah tersebut. Warga Lipu itu membenarkan kebutuhan lebaran di pasaran saat ini sudah sangat mahal.
“Coba mi belanja di Pasar Baru Minaminanga, pasti harganya tidak seperti ini. Mudah-mudahan tahun depan ada lagi,” katanya. (k5/b/aha)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top