Empat Bulan Buron, Dua Pelaku Penganiayaan di Alolama Diringkus – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Empat Bulan Buron, Dua Pelaku Penganiayaan di Alolama Diringkus

Kapolsek Mandong Kompol Robby Topan Manusiwa SIK saat memberikan keterangan terhadap awak media. Tampak dua tersangka (baju hitam membelakang). (FOTO:ONO/BKK)

Kapolsek Mandong Kompol Robby Topan Manusiwa SIK saat memberikan keterangan terhadap awak media. Tampak dua tersangka (baju hitam membelakang). (FOTO:ONO/BKK)

KENDARI, BKK – Setelah buron selama empat, akhirnya tim Buru Sergap (Buser) Kepolisian Sektor (Polsek) Mandonga berhasil menangkap dua tersangka kasus penganiayaan dan pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Keduanya tersangka yang diketahui bernama La Ode Hendra dan Syamsudin itu dibekuk pada 18 Juni 2016. Penangkapan ini dipimpin langsung Kapolsek Mandonga Komisaris Polisi (Kompol) Robby Topan Manusiwa SIK.
Polisi pertama kali meringkus Hendra dibekuk di Jalan Lasandara Kelurahan Korumba Kecamatan Baruga sekira pukul 12.00 Wita. Dan sekira pukul 14.00 Wita, petugas kembali meringkus Syamsudin, di Lorong Perintis Jalan HEA Mokodompit kapus Baru Kelurahan Kambu Kecamatan Kambu.
Kapolsek Mandonga Kompol Robby Topan Manusiwa SIK mengurai, kedua tersangka telah melakukan penganiayaan dan pengeroyokan hingga mengakibatkan korban bernama Karno meninggal dunia.
Insiden berdarah itu, terjadi pada acara lulo di Jalan Imam Bonjol Kelurahan Alolama Kecamatan Mandonga pada 25 Februari 2016 sekira pukul 02.00 Wita. Namun, keluarga korban baru melaporkannya pada 12 Maret 2016.
“Hasil interogasi sementara, pengeroyokan itu dipicu adanya saling ejek antara tersangka dan pelaku pada sebuah acara lulo,” terang Robby, Senin (27/6).
Perwira polisi dengan satu melati di pundak ini menambahkan, penangkapan kedua tersangka berawal adanya informasi dari salah satu keluarga korban yang mengenali salah satu pelaku yang mengetahui keberadaan salah seorang tersangka.
Lalu, melaporkan ke Polsek mandonga. Kemudian polisi langsung melakukan penangkapan kepada kedua pelaku tanpa ada perlawanan.
“Tersangka kami tangkap tanpa ada perlawanan,” tuntas mantan Kasatreskrim Polres Kendari ini. (p4/c/kas)

To Top