Kasuistika

Berkas Dua Pengancam Brimob Masih Diteliti Jaksa

RAHA, BKK – Kepolisian Resort (Polres) Muna telah melimpahkan berkas acara pemeriksaan (BAP) dua tersangka kasus pengancaman, terhadap anggota Brigade Mobil (Brimob) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) yang sedang bertugas melakukan pengamanan pemilihan kepala daerah (pilkada).

Polisi menyerahkan berkas dua tersangka, Arwin dan La Ipang, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Raha sejak pekan lalu.

“BAP tersangka Arwin dan La Ipang sudah lengkap dan sudah kita limpahkan ke Kejaksaan Negeri Raha. Kita tinggal menunggu P-21 (berkas dinyatakan lengkap) dari kejaksaan,” terang Kapolres Muna Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Yudith S Hananta SIK saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/6).

Kedua tersangka yang sudah ditahan ini, sebut Yudith, dijerat Pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman pidana 10 tahun penjara.

Di tempat terpisah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Raha Badrut Tamam SH MH, melalui kepala seksi intelijen (kasintel) La Ode Abdul Sofian SH MH mengatakan, BAP kedua tersangka masih akan diteliti.

“BAP tersangka Arwin sudah ada, kita akan teliti dulu,” ujar Sofian.

Diketahui, beberapa anggota brimob yang sedang bertugas pengamanan pilkada di depan RM Ardeza Jalan Jendral Sudirman Kota Raha, tiba-tiba didatangi dua tersangka dan langsung mengancam menggunakan senjata tajam (sajam). Itu terjadi pada 11 Juni 2016 sekira pukul 16.30 Wita.

Di tangan dua tersangka diamankan barang bukti satu keris dan satu parang jenis samurai. (cr1/c/kas)

To Top