Juli Masih Berpotensi Hujan – Berita Kota Kendari
Beranda

Juli Masih Berpotensi Hujan

Kepala BMKG

KENDARI, BKK – Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Aris Yunatas SP menyampaikan, bulan Juli masih berpotensi terjadi hujan bahkan intensintas curah hujan akan meningkat.

Padahal, berdasarkan data BMKG Pusat, pada dasa harian (Dasarian) kedua bulan Juni (tanggal 11 hingga 20), Kota Kendari sudah masuk musim kemarau.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Aris Yunatas SP, menjelaskan prakiraan cuaca kota kendari terbagi 2 yaitu berdasarkan data 18 tahun dan berdasarkan data dari BMKG pusat.

Berdasarkan data 18 tahun puncak curah hujan kota kendari terjadi pada bulan april dan bulan juni. sedangkan berdasarkan data yang dirilis oleh BMKG pusat awal musim kemarau kota kendari terdadi pada juni dasa harian (Dasarian) ke-2.

Dalam sebulan memiliki 3 dasarian yaitu dasarian pertama mulai dari tangal 1 sampai tangal 10, dasarian kedua mulai tanggal 11 sampai tangal 20 dan dasarian ketiga mulai tanggal 21 sampai tangal 30.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Kendari bapak Aris Yunatas, SP mengatakan”Juni juli itu masih ada potensi hujan. Pada bulan agustus oktober november sudah memasuki musim kemarau”

BMKG dan tiga institusi di dunia NCEP/Noaa (USA), Jamstec (Japan) dan Bom/ POAMA (Australia) di Indonesi akan mengalami La Nina. La Nina dalam bahasa sederhananya adalah peningkatan jumlah curah hujan. Aris Yunatas, SP kemudian menambahkan Noaa sudah mengeluarkan pernyataan bahwa bulan juli agustus La Ninanya moderat.

Penyebabnya salah satunya adalah adanya perbedaan arus laut di perairan samudera pasifik.

La Nina di bagi menjadi tiga kategori yaitu lemah, moderat dan kuat. Namun La Nina ini tidak akan terjadi sebulan penuh tetapi prosesnya akan bertahap.

Yang perlu kita waspadai kata Aris adalah el nino. el nino dalam kata lain adalah kekeringan. Di tahun 2012 Indonesia pernah mengalami el nino. sekitar tiga bulan tidak mengalami hujan sama sekali sehingga menyebabkan kebakaran, dan gagal panen Namun BMKG memperkirakan tahun ini tidak akan terjadi el nino.(p8)

To Top