Antam Bantu Korban Kebakaran di Sea – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Antam Bantu Korban Kebakaran di Sea

Bupati Kolaka Ahmad Safei dan manager CSR Antam Sultra Muh Rusdan, bersama korban kebakaran di Kelurahan Sea dan bantuan sembako dari PT Antam. (Foto: Armin/BKK)

Bupati Kolaka Ahmad Safei dan manager CSR Antam Sultra Muh Rusdan, bersama korban kebakaran di Kelurahan Sea dan bantuan sembako dari PT Antam. (Foto: Armin/BKK)

KOLAKA, BKK – PT Antam (Persero) Tbk Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Sultra membantu korban kebakaran di kelurahan Sea, Kecamatan Latambaga, berupa sembako dan sarung.

Pemberian sembako ini dilakukan manager CSR PT Antam UBPN Sultra Muhammad Rusdan, disaksikan Bupati Kolaka H Ahmad Safei dan sejumlah pejabat, Sabtu (25/6) siang, di lokasi kebakaran.

Menurut Rusdan, pihak Antam memberikan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian, sebab itulah yang dibutuhkan saat ini para korban. Adapun bantuan yang diberikan berupa beras 10 kg sebanyak 25 paket, minyak goreng 2 liter sebanyak 25 paket, gula pasir 2 kg sebanyak 25 paket, serta sarung.

“Untuk bantuan lainnya kami akan menunggu arahan dari Pak Bupati,” katanya.

Rusdan mengaku, musibah kebakaran yang terjadi di jalan Dermaga baru diketahuinya melalui facebook yang ‎beredar pada malam harinya, begitupun tidak ada satupun warga yang menghubungi PT Antam, sehingga tidak mengirimkan bantuan mobil pemadam kebakaran.

“Karena apinya bisa ditangani mobil pemadam milik pemda Kolaka, jadi kami tidak dihubungi,” ‎kata Rusdan.

Terkait bantuan ini, Bupati Kolaka H Ahmad Safei usai menyerahkan bantuan sembako dari PT Antam pada korban, menyampaikan apresiasi pada PT Antam yang turut serta meringankan beban masyarakat yang terkena musibah, sebab penanganan bencana bukan hanya tanggungjawab Pemda, tapi juga perusahaan dan masyarakat.

“Saya memberikan apresiasi atas bantuan yang diberikan PT Antam, pada warga yang terkena musibah,” kata Ahmad Safei. (cr3/c/jie)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top