28 Juni, Hugua-Arhawi Resmi “Pisah Ranjang” – Berita Kota Kendari
Suksesi

28 Juni, Hugua-Arhawi Resmi “Pisah Ranjang”

Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi terpilih Arhawi dan Ilmiati Daud saat menggelar kampanye. (int)

Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi terpilih Arhawi dan Ilmiati Daud saat menggelar kampanye. (int)

KENDARI, BKK – Periode kepemimpinan Hugua menjadi Bupati Wakatobi akan berakhir 28 Juni 2016. Sebagai pelanjutnya, Hugua digantikan oleh Arhawi yang tidak lain adalah wakilnya sendiri selama 10 tahun.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah menjadwalkan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi terpilih Arhawi-Ilmiati Daud pada 28 Juni 2016.

Bupati Wakatobi Arhawi mengatakan, sejak awal mengetahui menang di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015 kemarin, Arhawi mengaku sudah siap dilantik. Menurutnya, kesiapannya biasa-biasa saja.

“Setelah keluarnya SK dari Mendagri, kami juga sudah siap. Kemarin, Pemprov Sultra telah mengundang kabupaten untuk membicarakan kesiapan pelantikan ini,” terang Arhawi saat dihubungi melalui telepon selulernya, Minggu (26/6).

Menurut dia, pascadirinya dilantik, perbedaan pandangan di Wakatobi selama Pilkada 2015 tidak terjadi lagi. Ia berharap, masyarakat kembali bersatu dan bersama-sama “Sabhangka Sarope” tagline dari Arhawi-Ilmiati Daud membangun Wakatobi.

“Intinya, setelah selesai dilantik, tidak ada lagi bupati nomor satu dan nomor dua,” ungkapnya.

Menurut dia, tidak mudah untuk membangun daerah dengan puluhan ribu pikiran masyarakat. Namun, ia berharap, masyarakat Wakatobi tetap satu dalam menyongsong gaya kepemimpinannya yang merakyat.

“Saya akan fokus pikirikan masyarkat Wakatobi dan Sultra secara umum. Wakatobi dan Sultra menjadi satu dan penting untuk mensinergikan pembangunan daerah ke depan,” jelas mantan Wakil Bupati Wakatobi ini.

Lalu, bagaimana dengan program dari Hugua? Menurut Arhawi, hubungan dirinya dan Hugua selama ini baik-baik saja, walaupun pada Pilkada 2015 kemarin berlawanan. Namun, bagi Arhawi, itulah dimensi politik yang tidak bisa terbantahkan.

“Kita komunikasi biasa saja. Baik-baik saja. Nanti, 28 Juni kita akan lepas menjadi suami istri. Pisah ranjang,” terang Arhawi sambil tertawa.

Arhawi mengaku, program yang dicanangkan oleh Bupati Wakatobi sebelumnya, Hugua, tetap akan dilanjutkan di masa kepemimpinannya.

“Tinggal dilihat, dari sisi mana untuk kita lebih permantap. Yang jelas, sudah 10 tahun kita bersama membangun Wakatobi,” tuturnya. (pas)

Click to comment
To Top