Hadapi Lebaran, Pemprov Siapkan 3.700 Voucher Belanja di Pasar Murah di MTQ Square – Berita Kota Kendari
Beranda

Hadapi Lebaran, Pemprov Siapkan 3.700 Voucher Belanja di Pasar Murah di MTQ Square

Nur Alam saat memantau pasar murah yang digelar di halaman parkir MTQ Square Kendari. (Pandi/BKK)

Nur Alam saat memantau pasar murah yang digelar di halaman parkir MTQ Square Kendari. (Pandi/BKK)

KENDARI, BKK – Jelang hari raya Idulfitri 1437 hijriah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar pasar murah, Kamis (23/6) di halaman parkir MTQ Square Kendari.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan ini, dibuka langsung oleh Gubernur Sultra Nur Alam.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sultra Sitti Saleha mengatakan, dalam rangka menghadapi hari raya, pihaknya telah menyiapkan kebutuhan pokok masyarakat yang harganya sangat terjangkau.

“Pemprov perlu menyiapkan pasar murah dalam fasilitasi masyarakat yang berpenghasilan rendah. Kegiatan ini, kita akan mulai 23 Juni sampai dengan 27 Juni 2016,” ungkap Saleha dalam sambutannya.

Mayoritas barang yang dijual di pasar murah ini, sebut dia, barang yang harganya mengalami fluktuasi di pasaran. Seperti, gula, tepung terigu, margarin, beras dan daging. Selain itu, pihaknya juga menggandeng para pengusaha lokal untuk memamerkan produk olahannya.

“Dari usaha kecil menengah kita hadirkan. Hal ini, untuk menarik kecintan kita pada produk dalam negeri. Kita berharap, ada peningkatan keanekaragaman produk,” paparnya.

Di pasar murah ini, panitia telah menyiapkan sekitar 3.700 voucher belanja kepada masyarakat. Voucher ini, sebut dia, telah disiapkan oleh beberapa satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) dan pengusaha rekanan.

“Kita bekerjasama dengan Bank Sultra, Bank Indonesia dan perusahaan distributor makanan,” sebutnya.

Menurut dia, ada perbandingan harga yang sangat mencolok antara barang yang dijual di pasar murah dan di pasar-pasar tradisional. Perbedaannya, bisa sampai 10 sampai 15 persen.

Di tempat yang sama, Gubernur Sultra Nur Alam mengaku, pasar murah ini sudah pasti akan disambut gembira oleh masyarakat karena momentumnya tepat. Di tengah kesulitan ekonomi bangsa, pemerintah harus hadir.

Menurutnya, budaya dan kebiasaan masyarakat Indonesia saat Ramadan adalah kosentrasi ibu rumah tangga yang belanja sembilan bahan pokok (sembako) yang mengakibatkan peningkatan harga di pasaran.

“Untuk itu, pemerintah harus mampu menekan harga. Pasar murah menjadi benang merah yang bisa fasilitasi warga yang tidak mampu berbelanja,” tuturnya. (pas/jie)

To Top