Dugaan Pungli di PN Kendari Dilapor ke Ombudsman – Berita Kota Kendari
Beranda

Dugaan Pungli di PN Kendari Dilapor ke Ombudsman

KENDARI, BKK – Dugaan pungutan liar (pungli) kembali terjadi di instansi penegak hukum; Pengadilan Negeri (PN) Kendari. Korbannya adalah masyarakat yang mengurus surat keterangan tidak pernah dipidana penjara. PN Kendari memungut Rp 20 ribu setiap orang yang datang mengurus surat tersebut.

Asisten Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Kendari, Ahmad Rustam, mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat terkait pungutan itu.

Menurutnya, pungutan di PN Kendari sebesar Rp 20 ribu itu adalah hal yang tidak dibenarkan. Setiap permintaan barang dan jasa kepada pengguna pelayanan publik tidak berdasarkapan pada kepentingan peraturan undang-undang dapat dikategorikan sebagai pungli.

“Apapun pelayanan yang diberikan tidak berdasarkan aturan yang jelas maka Ombudsman meyayangkan hal tersebut. Jika benar di Pengadila Negeri terjadi hal tersebut maka saya menhimbau kepada pihak Pengadilan Negeri Kendari untuk mengembalikan uang yang telah diterima dari masyarakat,” katanya.

Rustam menjelaskan, dalam peraturan pemerintah No 5e tahun 2008 tentang Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), tidak mengatur tentang adanya pungutan seperti itu. Namun, jika pihak pengadilan mengantongi acuan tentang pungutan tersebut, maka harus dijelaskan kepada publik.

“Kalau pengadilan punya dasar hukum, silakan tunjukan. Tapi kalau tidak ada berarti pungli. Dan kalau memang itu adalah pungli maka sudah sewajarnya harus dikembalikan. Jika tidak dikembalikan kami sangat berharap kepada seluruh masyarakat agar melaporkan kepada pihak yang berwajib apakah itu kejaksaan atau pihak kepolisian,” tegasnya.

Dikonfirmasi ke pihak PN Kendari, salah seorang yang mengurusi keluar masuknya surat tersebut mengakui adanya pungutan tersebut. Bahkan menurutnya, pengurus sudah mencapai seratusan lebih.

Sayangnya, staf PN Kendari tersebut tidak mengetahui secara pasti regulasi yang mengatur pungutan tersebut. “Saya tidak tahu soal itu, saya hanya bawahan yang menjalankan tugas, coba tanya ke Ketua Kepaniteraan Muda,” kata dia. (p7/c/jie)

Click to comment
To Top