DPRD Konkep Tidak Bisa Bentuk Fraksi Baru – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

DPRD Konkep Tidak Bisa Bentuk Fraksi Baru

LANGARA, BKK – Meski beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) ngotot membentuk fraksi baru gabungan Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan nama Fraksi Demokrasi Keadilan Sejahtera, namun hal itu tidak bisa dilakukan.

Demikian diungkapkan juru bicara Fraksi Kerakyatan DPRD Konkep, Muhammad Farid SE, usai berkonsultasi di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) beberapa waktu lalu.

“Kami sudah berkonsultasi ke Kemendagri, dan dinyatakan tidak bisa untuk membentuk fraksi baru seperti yang kini terjadi di DPRD Konkep,” katanya.

Farid mengaku, terkait usulan pembentukan fraksi baru di DPRD Konkep tersebut, sebagai anggota fraksi Kerakyatan ia hanya sebatas menjalankan sesuai aturan, dalam hal ini tidak bermaksud untuk menolak pembentukan fraksi gabungan Partai Demokrat dan PKS tersebut.

“Kami (Anggota Fraksi Kerakyatan) tidak bermaksud untuk menolak pembentukan fraksi baru tersebut, hanya menjalankan sesuai aturan saja, ini demi kebaikan kita bersama, karena tidak ada aturan apapun yang membenarkan pembentukan fraksi baru selama fraksi-fraksi sudah diumumkan di awal masa keanggotaan,” jelasnya.

Di tempat yang berbeda, Wakil Ketua I DPRD Konkep, Jaswan SE mengaku, usulan pembentukan fraksi Demokrasi Keadilan Sejahtera tersebut bagi dia hanya sekedar menindaklanjuti surat dari partainya yakni Partai Demorat.

“Kalau dikatakan bahwa saya dan anggota yang lain ngotot untuk membentuk fraksi baru, itu salah, karena kami sebagai anggota hanya menindaklanjuti apa yang diarahkan oleh partai, karena kita tau bersama bahwa di DPR itu tidak ada yang namanya independen, kita diusung oleh partai, jadi apapun yang diarahkan oleh partai harus kami tindaklanjuti,” jelasnya.

Sebagai anggota Fraksi Kerakyatan, Jaswan mengaku tidak pernah dilibatkan dalam kegiatan fraksi, sehingga dinilainya akan lebih efektif jika dibentuk fraksi baru tersebut.

“Kita membentuk fraksi untuk berkumpul, berserikat mengeluarkan pendapat, tetapi kalau di dalamnya anda tidak pernah dilibatkan, itu menjadi satu masalah, sehingga kami merasa perlu dibentuk fraksi baru sebagai tempat kami untuk berserikat dalam mengeluarkan pendapat,” katanya. (k4/b/jie)

Click to comment
To Top