Tina Nur : Dampak Batik Air akan Sangat Positif – Berita Kota Kendari
Bisnis & Ekonomi

Tina Nur : Dampak Batik Air akan Sangat Positif

GUBERNUR SULTRA Nur Alam didamping Direksi Batik Air saat meresmikan beroperasikan Batik Air di Bandara Halu Oleo beberapa waktu lalu

KENDARI, BKK – Beroperasinya maskapai penerbangan Batik Air di Sultra akan berdampak positif bagi perkembangan daerah karena salah satu urat nadi pembangunan adalah transportasi.
“Saya sangat mengapresiasi pembukaan rute baru Batik Air di daerah ini karena penerbangan ini sangat tepat. Sebentar lagi kan Idul Fitri tentu akan lebih banyak penumpang yang menggunakan jasa transportasi udara,” kata Tina Nur Alam mengomentari beroperasinya Batik Air kepada jurnalis BKK ditemui usai acara buka puasa bersama di Rujab Gubernur, Senin (20/6) malam.
Dengan adanya penambahan rute Batik Air, maka para investor dan wisatawan akan lebih banyak pilihan maskapai maupun jadwal penerbangan baik tujuan maupun keluar dari Sultra. “Mau jam berapa saja terbang tersedia. Kemudian di daerah kita ini kan banyak potensi sumber daya alam, ada tambang, pariwisata, kuliner, dan kerajinan, sehingga makin berpeluang untuk dikembangkan,” kata Tina Nur Alam yang juga Ketua Dekranasda Sultra.
Menurutnya, dengan makin banyaknya investor atau wisatawan yang datang ke Sultra, tentu akan berdampak positif bagi pengrajin seperti perak, emas, tenunan, karena para wisatawan itu berusaha membeli kerajinan khas sebagai souvenir. “Tentu akan mendatangan income, sehingga berdampak positif bagi daerah khususnya keluarga pengrajin dalam meningkatkan pendapatannya,” ujarnya.
Lebih jauh, kata Tina, bertambahnya penerbangan juga meningkatkan petumbuhan ekonomi karena salah satu parameternya adalah terbukanya suatu daerah dan lancarnya arus barang dan jasa. “Tentu dengan adanya rute ini maka daerah kita makin terbuka. Maskapai sebelum membuka rute baru akan melakukan survei, dan mungkin saja menurut manajemen Batik Air bahwa Sultra ini masih menjanjikan pasar penumpang. Semakin terbuka semakin banyak yang datang ke sini tentu potensi sumber daya alam kita baik tambang, pariwisata, lebih dikenal dan meningkatkan income per kapita kita,” ujarnya.
Tina berharap pembukaan rute baru ini dibarengi dengan peningkatan pelayanan baik dari maskapainya maupun dari Pemda yakni di terminal di bandara Haluoleo sehingga penumpang bisa merasa nyaman.
Sementara itu, Manajer Lion Air Kendari, Hendra DJ mengatakan sejak pendaratan pertama di Bandara Halu Oleo Kendari, load factor Batik Air langsung tercatat hingga 90 persen. “Itu untuk penerbangan keluar Kendari. Kalau yang tiba antara 60 sampai 80 persen,” kata Hendra kepada Berita Kota Kendari, belum lama ini.
Batik Air mengoperasikan dua pesawat tiap harinya untuk mengangkut penumpang. Pesawat kelas premium ini memiliki 156 kursi. (lex/aha)

To Top