Terkait Proyek Bermasalah, Sekda Butur Akan Panggil PUTR – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Terkait Proyek Bermasalah, Sekda Butur Akan Panggil PUTR

 Ilustrasi proyek bermasalah

Ilustrasi proyek bermasalah

BURANGA, BKK – Pelaksana sementara (Pls) Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Daerah (Pemda) Buton Utara (Butur) La Ode Baharuddin menganggap sebuah hal yang wajar atas adanya riak-riak terkait banyaknya proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) dikerja oleh pihak rekanan tanpa kantongi surat perintah kerja atau surat kontrak.

Bahkan, jenderal Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemda Butur ini memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang mendukung pengelolaan pemerintahan yang baik.

“Kita perlu apresiasi untuk membantu kinerjanya Pemda yang lebih baik lagi dan pembangunan yang lebih cepat ,” kata La Ode Baharuddin dihadapan puluhan Mahasiswa yang mendesak agar proyek bermasalah di Dinas PUTR tidak diproses pencairannya, kemarin.

Dengan adanya temuan proyek yang dikerja tanpa kontrak, kemudian proyek yang kualitas hasil pekerjaan yang tidak baik, serta proyek yang seharusnya dilelang, akan tetapi dibagi-bagi sehingga menjadi proyek penunjukan langsung (PL), pihaknya akan mengambil langkah dengan segera memanggil dinas bersangkutan untuk membicarakan persoalan itu bersama Bupati Butur Abu Hasan.

“Bisa jadi adanya masalah-masalah itu karena tidak matangnya proses perencanaan. Makanya kita akan panggil Dinas PUTR untuk membicarakan hal itu,” tegas Baharuddin yang juga masih menjabat kepala Dinas Kehutanan Butur ini.

“Kalau ada proyek yang tidak memenuhi asas manfaat untuk masyarakat saya rasa perencanaannya itu tidak baik. Proyek ini kan untuk kesejahteraan masyarakat Buton Utara, tapi kalau tidak memberikan manfaat maka perlu dievaluasi,” sambung dia.

Perlunya evaluasi dan transparansi yang mendalam sebelum dinas menyusun rencana program, demi menghindari adanya kerugian negara yang juga berdampak pada masyarakat. “Karena kalau tidak dievaluasi akan membawa kerugian kepada masyarakat dan negara, hanya menguntungkan seseorang.

“kita akan tanya angarannya berapa, yang dikontrakan berapa, semua kita akan minta pertangung jawabannya. kita trasparansi semuanya agar masyarakat tahu dan untuk kesejahteraan masyarakat sendiri,” tutupnya. (k5/c/jie)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top