Tahun Ini, MOS Berganti Nama – Berita Kota Kendari
Beranda

Tahun Ini, MOS Berganti Nama

Mamur Tote

KENDARI, BKK – Berdasarkan Permendikbud nomor 18 tahun 2016 ditahun ajaran 2016-2017, tentang masa orientasi siswa (MOS) akan berganti nama menjadi pengenalan lingkungan sekolah. Hal itu diungkapkan koordinator pengawas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Kendari Makmur Tote.
Kata dia, Permendikbud nomor 18 tentang pengenalan lingkungan sekolah kepada siswa baru akan diterapkan disekolah-sekolah se-Kota Kendari, baik dijenjang Sekolah Dasar (SD) Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat, dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.
Dimana, ucap Makmur, dalam Permendikbud nomor 18 tahun 2016 pada lampiran ketiga dinyatakan bahwa kegiatan atribut dan aktifitas dilarang dalam pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah.
“Jadi dalam pengenalan lingkungan sekolah ini dilarang untuk mewajibkan siswa baru untuk menggunakan atribut seperti tas yang berbahan karung, tas belanja plastik, kaos kaki warna-warni yang tidak simetris, acessoris dikepala yang tidak wajar, papan nama yang berbentuk rumit dan menyulitkan pembuatannya atau berisi konten yang tidak bermanfaat, ataupun atribut yang lainnya yang tidak relevan dengan aktifitas belajar,” ungkap Makmur Tote Selasa (21/6).
Selan itu, lanjut Makmur, dalam masa pengenalan lingkungan sekolah kepada siswa baru dilarang melakukan aktiftas seperti memberikan tugas kepada siswa baru untuk membawa makanan tertentu, siswa baru juga dilarang untuk menghitung sesuatu yang tidak bermanfaat misalnya menghitung gula, nasi dan menghitung semut.
“Siswa baru juga tidak diperbolehkan untuk memakan atau meminum sesuatu yang bukan milik pribadinya. Sebab, biasanya dalam pelaksanaan MOS siswa baru disuru minum ataupun memakan yang bukan milik pribadinya (minuman sisa, red),” ujarnya.
Kemudia, sorot Makmur, siswa baru tidak diberkenankan untuk diberikan hukuman yang tidak mendidik seperti menyiram air serta hukuman yang bersifat fisik, bahkan siswa baru juga tidak diperbolehkan megerjakan tugas yang tidak masuk akal seperti berbicara dengan hewan atau tumbuhan serta membawa barang yang tidak bisa diproduksi kembali.
“Menurut kami pengenalan lingkungan sekolah ini lebih bagus diterapkan kepada siswa baru ketimbang MOS, sebab pengenalan lingkungan sekolah akan memberikan kenyamanan kepada siswa baru ketika berada dilingkungan sekolah,” akunya. (m3/c/jie)

To Top