KPU Muna Sahkan Hasil Rekapitulasi – Berita Kota Kendari
Suksesi

KPU Muna Sahkan Hasil Rekapitulasi

Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu ikut menandatangani berita acara pleno rekapitulasi perhitungan suara hasil PSU II Pilkada Muna, di Sekretariat KPU Muna, Selasa (21/6)

Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu ikut menandatangani berita acara pleno rekapitulasi perhitungan suara hasil PSU II Pilkada Muna, di Sekretariat KPU Muna, Selasa (21/6)

RAHA, BKK– Meski diwarnai aksi unjuk rasa dan keberatan dari salah satu komisioner KPU, proses rekapitulasi perhitungan suara Pemungutan Suara Ulang (PSU) II Pilkada Muna di Sekretariat KPU Muna, Selasa (21/6) berjalan lancar.

Rapat pleno rekapitusi hasil perhitungan suara ini dimulai pukul 11.00, dipimpin Ketua KPU Muna, Muhammad Amin Rambega. Empat komisioner lainnya juga hadir, yakni Sulemen Loga, Andi Arwin, Rakhmat Andang Jaya dan Yuliana Rita. Hadir pula Ketua Bawaslu Sultra, Hamirudin Udu serta para saksi masing masing pasangan calon.
Jalannya perhitungan ini diwarnai oleh aksi demonstrasi dari dua kubu, yaitu kubu pendukung LM Rusman Emba – Malik Ditu (Rumah Kita) dan kubu pendukung LM Baharuddin – La Pili (Dokter Pilihanku). Massa Rumah Kita menyatakan dukungan terhadap hasil PSU II dan kubu Dokter Pilihanku menyuarakan penentangannya.
Namun massa hanya bisa berkoar-koar di luar karena ratusan aparat Brimob Polda Sultra bersenjata lengkap memblokade jalan masuk ke Sekretariat KPU Muna. Pengamanan tersebut dipimpin langsung Kapolres Muna AKBP Yudith S Hananta SIK beserta Dandim 1416/Muna, Letkol (Arh) Hendra.
Perhitungan berakhir sekitar pukul 15.00, di mana hasilnya tidak berbeda dengan perhitungan di tingkat TPS sebelumnya. Rumah Kita memperoleh 375 suara dan Dokter Pilihanku 355 suara. PSU II ini dimenangkan Rumah Kita dengan selisih 20 suara.
Rumah Kita unggul di TPS 4 Wamponiki dengan polehan suara 171, sedangkan Baharuddin- La Pili memperoleh 148 suara. Sementara, di TPS 4 Raha 1, Rumah Kita memperoleh 204 suara, sedangkan Baharuddin-La Pili meraih 207 suara.
Dengan demikian, selisih 20 suara pada PSU jilid II kali ini jika ditambah dengan sisa saldo 13 suara pada 319 TPS, maka secara keseluruhan Rumah Kita unggul 33 suara dari total keseluruhan 321 TPS.
Hasil rekapitulasi suara PSU II tersebut tidak diakui oleh saksi Putra Muna dan saksi Dokter Pilihanku, Milwan. Mereka menolak menandatangani berita acara rapat pleno.
Yang mengejutkan, komisioner KPU Muna, Rakhmat Andang Jaya juga menyatakan keberatannya atas rekapitulasi PSU II ini. Rakhmat bahkan menandatangani fomulir keberatan.
Meski demikian, komisioner KPU Muna, Suleman Loga menyatakan keberatan dari kedua saksi maupun salah satu komisioner tidak akan memberikan pengaruh. “Hasil rapat pleno ini tetap sah,” kata Suleman.
Di tempat yang sama, Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu menilai pelaksanaan rekapitulasi tingkat kabupaten ini sudah berjalan sesuai mekanisme. Terkait adanya anggota KPPS yang tidak menandatangani berita acara hasil pemungutan suara ulang di TPS 4 Wamponiki, itu tidak masalah.
“Itu haknya KPPS kalau tidak mau mendatangani berita acara. Karena masih ada tingkat KPU kabupaten yang akan menandatangi,” katanya.
Begitu juga dengan satu anggota KPU Muna yang menolak hasil rekapitulasi, itu juga bukan masalah karena empat lainnya tetap bertandatangan. “Kan KPU kuorum. Jadi walaupun satu anggotanya tidak menandatangani, tetap dinyatakan sah,” katanya. (cr1/b/aha)

Click to comment
To Top