42 Pelajar di Kendari Positif Narkoba – Berita Kota Kendari
Beranda

42 Pelajar di Kendari Positif Narkoba

KENDARI, BKK – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari merilis, sepanjang tahun dalam kurun waktu Januari-Juni 2016, pelajar di Kota Kendari yang positif menggunakan narkoba sudah mencapai 42 orang.
Kepala BNN Kota Kendari, Murni, mengungkapkan, data tersebut diketahui melalui tes urine yang dilakukan di sekolah-sekolah dalam wilayah pemerintahan Asrun-Musadar. Ke-42 generasi penerus cita-cita bangsa itu merupakan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Mereka terdeteksi memakai narkoba jenis ganja dan sabu-sabu.
“Jumlah tersebut lumayan besar jika dibanding periode yang sama dua tahun sebelumnya. Sebab, angka terbesar penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar terjadi pada tahun 2014 yakni sebanyak 118 orang, 66 diantaranya murid Sekolah Dasar yang suka menggunakan zat adiktif seperti lem fox dan somadril,” ungkap Murni, Selasa (21/6).
Pada tahun 2015, penyalahguna narkoba di kalangan pelajar menjadi berkurang, hanya mencapai 15 orang. Menurut Murni, itu terjadi karena adanya program pemerintah setempat yang memberikan hadiah uang tunai Rp 100 ribu kepada masyarakat yang melaporkan adanya penyalahguna barang haram itu.
Menanggapi tingginya angka penyalahguna narkoba di kalangan pelajar, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Kendari, Sartini Sarita, mengaku sangat prihatin atas realitas tersebut.
“Kami akan membantu anak-anak yang masih usia sekolah untuk dapat menjauhi obat-obatan terlarang tersebut, selain itu kami juga akan membantu memerangi maraknya penggunaan narkoba di kalangan pelajar,” janjinya.
Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 1 Kendari, Mahdin mengatakan, bahaya narkoba di kalangan pelajar sudah tidak bisa dipandang sebelah mata. Untuk itu dirinya berharap kepada pihak pemerintah untuk segera mengambil langkah-langkah antisipatif agar pelajar tidak terjerumus dalam kegiatan tidak terpuji itu.
“Saya mengimbau kepada seluruh siswa-siswi yang ada di Kota Kendari, untuk tidak sekali-sekali mencoba menggunakan obat-obat terlarang. Sebab, jika siswa menggunakan narkoba maka tingkat konsentrasi belajar akan berkurang, dan masa depan akan suram,” pesannya. (m3/c/jie)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top