Beranda

Warga Lepolepo Trauma Banjir

Banjir 2013KENDARI, BKK – Hujan yang terus mengguyur Kota Kendari. Masyarakat yang menjadi korban banjir 2013 lalu, khususnya di Kelurahan Lepolepo mengaku dihantui rasa takut dan trauma.

Pasalnya, pada Juli 2013, Lepolepo merupakan salah satu wilayah di Kota Kendari menjadi sasaran banjir akibat intensitas hujan yang tinggi kala itu. Tidak sedikit materi yang tidak bisa diselamatkan. Sejumlah rumah warga terendam. Beruntung tidak ada korban jiwa.

Kini, intensitas hujan di Kota Lulo ini mulai mengkhawatirkan lagi. Apalagi, turunnya selalu pada malam hari.

Salah seorang warga, Ati mengatakan, jangan sampai banjir seperti tahun 2013 terjadi lagi karena hujan tidak pernah berhenti. “Sebab, banjir itu datangnya tiba.-tiba,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan warga Lepolepo lainnya, Wati dan Ratna. Keduanya mengatakan, jika hujan terus seperti saat ini maka bisa-bisa Kali Wanggu meluap lagi.

“Masalahnya, tiga tahun lalu, persis bulan puasa juga kita kebanjiran,” ujarnya. (p7/d/jie)

To Top