Beranda

Soal Gaji 13 dan 14, BPKAD Pemprov Tunggu Juknis

KENDARI, BKK- Ribuan PNS di Sulawesi Tenggara masih menantikan informasi pencairan tiga kali gaji dalam waktu berdekatan ini, yakni gaji Juni, gaji ke-14 (THR) serta gaji ke-13. Kabar baiknya, gaji ke-14 akan cair lebih dulu pada pekan ini.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemprov Sultra Isma mengatakan, sampai Senin (20/6) kemarin, belum ada kepastian kapan petunjuk teknis (Juknis) pencairan gaji 13 dan 14 turun dari pusat. Namun, berdasarkan informasi dari Menteri Keuangan (Menkeu), Juknis tersebut akan turun dalam minggu ini.
Isma mengatakan, Juknis tersebut menjadi dasar bagi keuangan untuk mencairkan dana. “Informasinya dari Menkeu, minggu ini akan turun Juknisnya,” terang Isma saat ditemui usai menghadiri acara buka puasa bersama di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sultra, Senin (20/6).
BPKAD Sultra memastikan anggaran gaji 13 dan 14 sudah siap dan sisa dicairkan begitu Juknis diperoleh. Namun, rinciannya akan dihitung kembali berdasarkan juknis yang dimaksud.
“Bila Juknisnya sudah ada, sudah diproses, kita akan langsung cairkan,” ungkapnya.
Senada juga diungkapkan Kepala BPKAD Baubau, Abdul Fatar, Senin.
Dia mengakui memang sudah banyak pemberitaan agar daerah membayar gaji 13 dan 14 satu minggu sebelum lebaran. Namun dia enggan berpatokan kepada pemberitaan dan informasi yang beredar. Sebab hanya petunjuk teknis dari pemerintah pusat yang menjadi dasar untuk pembayaran.
Pemkot Baubau sendiri sudah menyiapkan anggaran kurang lebih sebesar Rp 42 Milyar. Fatar tidak dapat menyebutkan rincian berapa anggaran untuk gaji 13 dan anggaran untuk gaji 14 atau Tunjangan Hari Raya (THR).
Teknis pembayarannya nanti, tergantung, apakah melalui rekening dinas dan melalui bendahara masing-masing atau langsung ke PNS bersangkutan.
Sebelumnya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menyatakan, pencairan dan pemberian gaji ke-13 untuk aparatur sipil negara akan dilakukan sesuai dengan rencana. Hal yang sama juga berlaku bagi tunjangan hari raya (THR) yang sering disebut dengan gaji ke-14.
“Gaji ke-13 dan 14 akan diberikan sesuai rencana,” kata Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Kementerian PAN-RB Herman Suryatman beberapa waktu lalu.
Pemerintah telah berencana memberikan gaji ke-13 dan 14 pada Juli 2016. Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pemberian THR Tahun Anggaran 2016 dan RPP tentang Pemberian Gaji Ke-13 tersebut sedang dalam proses harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM.
Kepala Bidang Penyiapan Perumusan Kebijakan Gaji dan Tunjangan SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi, Hidayah Azmi Nasution, mengatakan, setelah harmonisasi, RPP tersebut akan dikembalikan lagi ke Kementerian PAN-RB kemudian diajukan ke Presiden Joko Widodo.
Hidayah mengakui, dalam RPP tersebut tertulis bahwa pemberian THR dan gaji ke-13 akan dibayarkan pada bulan Juli mendatang. “Namun, untuk kepastian diberikan sebelum atau sesudah Lebaran, belum ada,” jelas Hidayah di Jakarta, seperti dikutip situs resmi Sekretariat Kabinet. (pas/aha)

To Top