Penerimaan Siswa Baru Dimulai, SMAN 4 Konsel Malah Hilangkan Tes – Berita Kota Kendari
Pendidikan

Penerimaan Siswa Baru Dimulai, SMAN 4 Konsel Malah Hilangkan Tes

ANDOOLO, BKK — Masa PSB (Penerimaan Siswa Baru) tingkat SMA dimulai hari ini, Senin (20/6). PSB akan berlangsung selama sepuluh hari atau berakhir pada 30 Juni mendatang.

Kepala SMA Negeri 4 Konsel, Laban mengatakan jadwal PSB tersebut sebelumnya telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konsel. “Iya. Semua SMA buka pendaftaran mulai Senin. Termasuk SMAN 4 Konsel,” kata Laban, Minggu (19/6).

Laban melanjutkan, PSB di SMAN 4 Konsel kali ini tidak  lagi melalui tes. Selain itu, pihak sekolah tidak membatasi kuota untuk calon siswa baru.

Meski demikian, calon siswa harus melengkapi seluruh syarat yang sudah ditentukan pihak sekolah pada saat melakukan pendaftaran. Termasuk SKHU sementara dan foto.

SMA 4 Konsel merupakan salah satu SMA yang ditunjuk oleh Dinas PK Konsel untuk menerapkan Kurikulum 2013.
Selain itu, juga SMA 1 Konsel, SMA 6 Konsel, SMA 3 Konsel, SMA 2 Konsel, SMA 10 Konsel.

Laban mengungkapkan saat ini pihaknya masih melakukan persiapan. Pada Kurikulum 2013 nanti, lanjutnya, ada metode pembelajaran baru yang harus dilakukan, yakni Peminatan dan Lintas Minat.

Peminatan berarti siswa diberikan kebebasan untuk memilih jurusan yang disukainya, apakah jurusan IPA atau IPS. Adapun Lintas Minat adalah siswa bebas memilih mata pelajaran yang diinginkan.

“Misalnya siswa sebelumnya memilih jurusan IPS, namun ada pelajaran IPA yang siswa itu mau ikutim itu bisa dilakukan dengan membuka kelas khusus yang disediakan pihak sekolah,” katanya.

Meski demikian, Laban masih harus menghitung kebutuhan guru agar bisa memenuhi kebutuhan Kurikulum 2013 tersebut. Sebab dia mengakui, jumlah tenaga pengajar di sekolahnya masih kurang.

“Sementara ini saya masih mempelajari dan menyesuaikan dulu karena jumlah guru yang ada di sekolah jumlahnya masih kurang untuk memberlakukan kurikulum baru itu, “katanya.

Jika memang masih belum memadai, kemungkinan pihaknya hanya bisa memfokuskan tenaga pengajar untuk satu hal. “Mungkin untuk sementara ini kita lebih memfokuskan ke siswa pada Peminatan saja,” paparnya. (k8/c/aha)

Click to comment
To Top