Layani Kendari, Komisi V DPR Apresiasi Batik Air – Berita Kota Kendari
Bisnis & Ekonomi

Layani Kendari, Komisi V DPR Apresiasi Batik Air

Direksi Batik Air, Anggota DPR-RI asal Suktra, serta sejumlah pejabat berfoto bersama saat pendaratan perdana pesawat Batik Air di Bandara Halu Oleo, Kendari, beberapa waktu lalu.

Direksi Batik Air, Anggota DPR-RI asal Suktra, serta sejumlah pejabat berfoto bersama saat pendaratan perdana pesawat Batik Air di Bandara Halu Oleo, Kendari, beberapa waktu lalu.

ASITA SULTRA : Semoga Ini Awal Kebangkitan Pariwisata

KENDARI, BKK – Masuknya maskapai Batik Air di Bandara Halu Oleo, Kendari, sejak pekan lalu mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Anggota Komisi V DPRRI Ridwan Bae menyebut pengoperasian pesawat dari Lion Air Grup itu akan mengatasi permintaan transportasi udara di Sultra yang terus meningkat.

“Beroperasinya Batik Air adalah langkah yang baik yang harus kita apresiasi, karena memang kebutuhan transportasi udara di Sultra terus meningkat,” kata Ridwan Bae kepada Berita Kota Kendari melalui telepon selulernya Sabtu (18/6).

Ketua Golkar Sultra ini mengatakan, saat ini arus penumpang baik yang keluar maupun yang masuk di Bandara Haluoleo begitu padat, bahkan diantara penumpang harus tertunda penerbangannya.
“Masuknya Batik Air ini merupakan salah satu solusi yang baik dalam mengatasi kebutuhan penumpang yang meningkat. Apalagi maskapai yang masuk di bandar udara Haluoleo memang masih terbatas,” ujarnya.

Menurutnya, dengan bertambahnya rute penerbangan yang masuk di Sultra, itu akan berdampak secara signifikan bagi pertumbuhan ekonomi, karena arus barang baik yang masuk maupun akan keluar akan meningkat pula.

“Jika selama ini mungkin transportasi produk-produk dari Sultra yang mau dipasarkan secara cepat di daerah lain sulit dilakukan, dengan bertambahnya maskapai lagi maka masalah itu bisa teratasi,” kata Bupati Muna dua periode ini.

Namun demikian Ridwan berharap agar Maskapai Batik Air dapat mempertahankan pelayanannya yang sejauh ini dinilai sangat memuaskan. “Pembukaan rute baru ini harus diikuti dengan perbaikan pelayanan sesuai perundangan-undang dan peraturan menteri perhubungan. Tapi saya kira selama ini Batik Air sudah melakukan pelayanan dengan baik,” katanya.

Terkait tujuan tujuan penambahan rute Batik Air untuk mendukung proyek kawasan strategis nasional di Wakatobi dalam pengembangan pariwisata, Ridwan menyatakan sudah sepatutnya seperti itu. Dikatakan, Wakatobi yang telah ditetapkan sebagai 10 kawasan destinasi pariwisata internasional di Indonesia membutuhkan akses transportasi udara untuk menunjang keluar dan masuknya para turis.

Untuk itu, Ridwan berharap Pemkab Wakatobi agar terus berbenah dan mempersiapkan diri khususnya dalam hal infrastruktur. Dia menilai Pemerintahan Wakatobi dibawah kepemimpinan Hugua walaupun sudah berhasil membangun bandara,  namun belum terlalu berhasil dari segi pembangunan infrastruktur lainnya.

“Kita berharap pemimpin baru Wakatobi Arhawi dan Ilmiati Daud untuk dapat menggenjot pembangunan infrastruktur dengan menyediakan penginapan yang layak, jalan yang layak dan tempat-tempat destinasi wisata yang layak,” ujarnya.

Sementara itu, ASITA (Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia) yang menaungi biro dan agen perjalanan wisata Tour dan Travel menilai penambahan rute baru Batik Air di Kendari dapat meningkatkan arus Wisman (Wisatawan Mancanegara) dan Wisnus (Wisatawan Nusantara) untuk berwisata di Sultra (Sulawesi Tenggara).

“Jika armada Batik Air diperbanyak maka akan menambah wisman dan wisnus yang berkunjung di Sultra, tentunya akan berdampak positif bagi perekonomian Sultra karena ketika wisatawan datang, penginapan akan terisi dan tentunya mereka juga akan berbelanja,” kata Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asita Sultra, Rahman Rahim saat di temui di ruang kerjanya, Minggu (19/6).

Ketika industri pariwisata berkembang dan berhasil, otomatis roda perekonomian Sultra akan tumbuh dan berkembang. Pasalnya, industri pariwisata memberikan multiplayer efek terhadap semua bidang, sehingga semua masyarakat dapat merasakan dampak peningkatan industri pariwisata.

“Penerbangan Batik Air akan dilirik masyarakat karena memiliki kelas bisnis dengan harga ekonomis bersaing dengan kompetitor dan juga kelas ekonomi dengan pelayanan full service mulai dari makanan dan minuman. Dari segi entertain ada TV sehingga penumpang dapat menikmati tontonan atau musik selama perjalanan. Selain itu di kelas ekonomi, tempat duduknya juga lebih nyaman dan luas,” tambahnya

Asita juga bekerja sama dan mendukung Kementerian Pariwisata RI dalam peningkatan daerah pariwisata di Sultra dengan target 500 ribu wisman dan 20 juta wisnus.

Dia memaparkan, dalam dunia pariwisata ada tiga pilar yang menentukan Pertama, setiap daerah memiliki atraksi, keindahan alam atau objek alam. Kedua, akses hingga sampai tempat wisata atau destinasi.

“Kemudian ketiga amunitas adalah ketersediaan atau pola-pola pendukung,” pungkasnya. (p6/b/aha)

Berikut jadwal rute penerbangan Batik Air yang masuk Sultra:

ID 6722
JAKARTA- KENDARI
03.10-07.00
Rute Baru

ID 6249
KENDARI  MAKASSAR
07.40-08.40
Rute Baru

ID 6284
MAKASSAR  KENDARI
14.50-15.40
Rute Baru

ID 6285
KENDARI-MAKASSAR – JAKARTA
16.30 -17.20 / 19.05-20.30
Rute Baru

ID 6197
KENDARI -MAKASSAR – SURABAYA
07.40 – 08.40 / 10.20 – 10.50
Rute Baru

ID 6284
SURABAYA-MAKASSAR-KENDARI
11.35 – 14.10 / 14.50 – 15.40

To Top