Empat Bulan Tersangka, Aswad Tak Kunjung Disidangkan – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Empat Bulan Tersangka, Aswad Tak Kunjung Disidangkan

Kasus Korupsi Pembangunan Kantor Bupati Konut Tahap II dan III
KENDARI, BKK – Hingga kini, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) tak kunjung merampungkan berkas perkara mantan Bupati Konawe Utara (Konut) Aswad Sulaiman.
Padahal, Aswad ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Kantor Bupati Konut tahap II dan III 2010 sampai 2011, sudah lumayan lama, yakni pada 24 Februari 2016.
Kendati telah memasuki waktu empat bulan penyusunan berkas, namun kejati tak kunjung melimpahkan kasus Aswad ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kendari untuk disidangkan.
“Masih tahap perampungan berkas. Kalau sudah dilengkapi maka kami akan melimpahkan ke pengadilan untuk segera disidangkan,” ujar Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sultra Sugeng Djoko Susilo SH MH, melalui kepala seksi penerangan hukum dan hubungan masyarakat (kasipenkumhumas) Janes Mamangkey SH saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (17/6).
Sejauh ini, lanjut janes, pihaknya telah melakukan penunjukan jaksa penuntut umum (JPU) untuk meniliti berkas perkara Aswad.
“Prosedurnya kan dari jaksa penyidik diserahkan ke JPU. Penunjukan JPU sudah dilakukan yang pasti secepatnya akan kami limpahkan ke pengadilan,” janjinya.
Aswad tidak ditahan dan hanya diwajibkan untuk melapor di Kejati Sultra setiap pekan sekali. Dan, pada Kamis (16/6) Aswad kembali memenuhi kewajibannya.
“Iya kemarin (Kamis, red) Aswad datang untuk melakukan wajib lapor di ruang penyidik Kejati Sultra,” beber Janes.
Diketahui, Aswad menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Kantor Bupati Konut tahap II dan III, setelah jaksa menemukan beberapa alat bukti sah mengenai keterlibatannya dalam proyek tersebut.
Aswad melakukan penunjukan langsung kepada kontraktor tanpa melalui proses tender, sehingga menyebabkan kerugian negara Rp 2,3 miliar dari anggaran Rp 4,8 miliar. (p5/c/kas)

Click to comment
To Top