Pemilih di Wamponiki Lebih Banyak Tidak Memenuhi Syarat – Berita Kota Kendari
Suksesi

Pemilih di Wamponiki Lebih Banyak Tidak Memenuhi Syarat

RAHA, BKK- Jumlah pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) di Womponiki yang lebih banyak dibandingkan yang Memenuhi Syarat (MS) menimbulkan kecurigaan dari publik. Namun KPU Muna punya cara untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Seperti diketahui, hasil validasi sementara data pemilih untuk Pemungutan Suara Ulang Kedua Pilkada Muna, ditemukan pemilih TMS sebanyak 254 orang. Seluruhnya masuk dalam Daftar Pemilih Tetap sejak Pilkada Muna 9 Desember lalu.
Ketua KPU Muna Muhammad Amin Ranbega mengatakan, agar tidak ada yang kehilangan hak pilihnya, pemilih yang masuk dalam DPT, DPTB1, DPTB2 dan DPHH, diperbolehkan memilih sepanjang bisa menunjukkan KTP yang masih berlaku. Penyaluran hak suara bisa dilakukan saat pembagian C6 (undangan memilih) atau bisa datang langsung ke Sekretariat KPU Muna.
“Jika tidak, maka seorang pemilih bisa membawa KTP saat ke TPS,” katanya.
Kebijakan tersebut sudah sesuai dengan Surat Edaran KPU RI No 320. “Masalah tingginya angka TMS di TPS 4 Wamponiki ini bisa teratasi sepanjang yang bersangkutan bisa menunjukkan KTP aktif sebagai warga Kabupaten Muna dan memang berdomisili di kelurahan itu,” katanya.
Jika mampu menunjukkan KTP, KPU akan segera menghapus warga yang bersangkutan dari status TMS menjadi MS. Meski demikian Amin mengakui dalam pencermatan dan validasi yang dilakukan beberapa waktu lalu, ditemukan banyak pemilih yang Nomor Induk Kependudukannya berbeda. Hal ini terjadi karena pemilih sudah pindah domisili dan memegang KTP daerah lain, seperti Kendari atau Buton Utara.
“Namun jika pemilih bisa menunjukkan KTP, surat pindah domisili dari daerah lain ke Muna dan masuk dalam DTP, maka mereka berhak memilih dalam PSU,” katanya.
Agar DPT ini menghasilkan data akurat, KPU Muna tetap bekerjasama dengan Dinas Capilduk Muna. “Terkait adanya perbedaan NIK yang masuk dalam DPT, kita kroscek di Capilduk Muna. Di sana jelas terlihat misalnya si A sudah pindah di kota lain dan sebagainya,” tandasnya. (cr1/c/aha)

Click to comment
To Top