Aniaya Anak Angkat, Minhur Jadi Tersangka – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Aniaya Anak Angkat, Minhur Jadi Tersangka

KENDARI, BKK – Kepolisian Resor (Polres) Kendari telah resmi menetapkan satu tersangka dalam kasus dugaan kekerasan terhadap seorang anak di bawah umur, Dinda Pratiwi (16). Tersangkanya adalah ayah angkat Dinda bernama Minhur.
Penyidik telah mengirim surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari.
Kepala Kepolisian Resor (Polres) Kendari Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sigid Haryadi SIK mengatakan, kasus ini sudah dalam tahap SPDP. Dan, tersangka Minhur tidak ditahan.
“Orangtuanya membuat surat pernyataan dan wajib lapor Senin dan Kamis,” terang sigid saat ditemui di Ruangannya, Kamis (16/6).
Sigid mengurai, remaja putri, Dinda Pratiwi (16) diduga menjadi korban kekerasan keluarga angkatnya. Kekerasan itu sudah berlangsung lama dan baru terungkap beberapa waktu lalu.
Dinda menyebutkan kekerasan yang dialaminya sudah berdampak pada tindakan fisik. Terakhir, gigi bagian depannya patah akibat dipukul.
Sejak berumur lima tahun sampai 16 tahun Dinda sudah mengalami penyiksaan yang dilakukan ayah angkat, ibu angkat, serta kakak angkatnya.
Hanya karena masalah sepele sekeluarga tega menyiksanya. Tidak tahan dengan penyiksaan itu Dinda kabur dari rumah.
Bukan hanya dipukul hingga patah gigi, Dinda juga sering diludahi wajahnya ketika melakukan kesalahan sekeceli apapun.
Kakak angkatnya laki-lakinya bernama Dita Pramana, ibu angkatnya Sri Kustina kerja kantor gubernur, sementara ayah angkatnya nernama Minhur pegawai pariwisata.
Bahkan, jika kedua orangtua angkatnya itu berangkat ke kantor Dinda tidak diperbolehkan masuk dalam rumah, ia hanya dibiarkan duduk di teras.
Ia disiksa tanpa mengenal waktu, jika salah psti berujung pada kekerasan fisik. (p4/c/kas)

To Top