Mencari Biaya Merantau ke Ambon, Pasutri Kompak Curi Handphone – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Mencari Biaya Merantau ke Ambon, Pasutri Kompak Curi Handphone

Pasutri yang diamankan Polsek Kendari. (Foto: ONO/BKK)

Pasutri yang diamankan Polsek Kendari. (Foto: ONO/BKK)

KENDARI, BKK – Kepolisian Sektor (Polsek) Kendari berhasil menangkap satu pasang suami istri (pasutri), lantaran mencuri handphone (hp) di rumah salah seorang warga yang tinggal di Kendari Caddy.
Pasutri yang diketahui bernama Yogi (18) dan Hentriana (17) dibekuk di rumahnya yang beralamat di Lorong Taurus Lasandara Kecamatan Mandonga pada Minggu (12/6) sekitar pukul 15.00 Wita.
Kapolsek Kendari Ajun Komisaris Polisi (AKP) L Arief mengatakan, aksi pencurian yang dilakukan pasutri ini terjadi dua hari sebelum pelaksanaan puasa, tepatnya pada 4 Juni 2016.
Kala itu, pasutri ini masuk ke dalam rumah saat korban bernama Syukur sedang tertidur lelap. Hasilnya, mereka berhasil menggondol tiga hp.
Mengetahui hp-nya hilang, korban langsung melapor di Polsek Kendari. Polisi langsung melakukan penyelidikan, dan mengara ke pasutri yang diketahui berprofesi sebagai pelayan rumah makan.
“Penyelidikan mengarah ke mereka (pasutri, red). Dan, kita langsung lakukan penangkapan di rumahnya,” ujar L Arif, Rabu (15/6).
Keduanya, kata Arif, dijerat Pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana tujuh tahun penjara.
Kepada jurnalis Berita Kota Kendari (BKK), Hentriana mengakui seluruh perbuatannya tersebut. Dan, aksi pencurian yang dilakukan baru pertama kali selama hidupnya.
Tiga hp yang dicurinya itu dijual dan uang diberikan kepada suaminya, untuk digunakan sebagai ongkos perjalanan merantau ke Kota Ambon.
“Saya baru pertama kali melakukan pencurian ini,” akunya.
Sementara, Yogi menerangkan, ia berniat pergi ke Ambon untuk mencari pekerjaan. Karena, kata dia, hidup di Kendari sangat kesusahan, sehingga ia bersama istrinya kompak mencuri demi biaya merantau.
“Sebagian Hp sudah kami jual, sedangkan hp yang lainnya saya kembalikan ke yang punya, tapi yang punya hp tidak mau lagi mengambilnya,” katanya dengan nada sedih. (p4/b/kas)

To Top