Hasil Survei LRSI, Rasak, ADP dan Derik Bersaing – Berita Kota Kendari
Suksesi

Hasil Survei LRSI, Rasak, ADP dan Derik Bersaing

KENDARI, BKK – Lembaga Riset dan Survei Indonesia (LRSI) mengeluarkan hasil survei perdananya mengenai elektabilitas para Bakal Calon Wali Kota Kendari. Ada empat nama yang menduduki posisi teratas, yakni Abdul Rasak, Adriatma Dwi Putra, Muhammad Zayat Kaimoeddin dan Ishak Ismail.

Salah satu direksi LRSI, La Agusu mengakui elektabilitas atau tingkat keterpilihan Abdul Rasak berada di posisi teratas dengan 25,0 persen. Menyusul koleganya di PAN, ADP (19,1%), Muhammad Zayat Kaimoeddin (16,4%) dan Ishak Ismail (15,1%)
Sementara calon lain, Andi Musakkir Mustafa hanya memperoleh 5,9 persen, Musadar Mappasomba (5,9%), Abdurrahman Saleh (9,2%), Amarullah (1,6%), Alamsyah Lotunani (0,7%), La Ode Songko Pantagama (0,0%) dan Ikbal Bafadal (0,0%).
Selain elektabilitas, LRSI ikut melakukan survei tingkat popularitas atau tingkat keterkenalan. Untuk popularitas, dari seluruh calon yang ada, ADP memiliki tingkat popularitas tertinggi 64,0 persen, disusul Rasak (58,3%), Ishak Ismail (57,9%), Andi Musakkir (44,5%), Musadar (42,9%), Zayat (38,6%), Rahman Saleh (33,1%), Amarullah (27,0%), Alamsyah Lotunani (16,3%), La Ode Songko (14,4%) dan Ikbal Bafadal (12,4 %).
Menurut La Agusu, survei ini melibatkan 492 responden yang tersebar di 10 kecamatan se-Kota Kendari. Metode yang digunakan adalah sampling acak dengan margin error (selisih kesalahan) sebanyak 4 persen.
“Survei dilakukan selama satu minggu lebih. Kita mulai akhir April sampai 10 Mei 2016. Dari tren yang ada, semua figur memiliki tingkat popularitas dan elektabilitas yang cenderung naik,” terang La Agusu dalam konferensi persnya, di Taman Srigading, Rabu (15/6).
Ia menyebut, yang cukup fenomenal dalam perolehan survei ini adalah Derik (Zayat Kaimoeddin) dan Ishak Ismail. Keduanya baru enam bulan menggelar sosialisasi, namun tren kenaikannya cukup signifikan. Bahkan, Ishak yang berangkat dari angka 0,3 persen, mampu melejit hingga 15 persen tingkat elektabilitasnya.
Khusus Rasak, tingkat elektabilitasnya memang lebih tinggi dibanding calon lain. Namun pemilih mayoritas masih ragu lantaran Rasak diketahui belum mendapatkan kendaraan politik. Bila tak dapat pintu, elektabilitas Rasak kemungkinan bisa anjlok.
“Rasak tinggi elektabilitasnya karena cukup mengakar di masyarakat. Dia sudah berpengalaman dalam bidang politik,” katanya.
Untuk ADP, elektabilitasnya tidak seimbang dengan popularitasnya. Menurut dia, ADP lebih cenderung dikenal karena masih dalam keluarga petahana atau kekuasaan pemerintahan. “Kalau ADP, menang di tingkat popularitas karena banyak balihonya bertebaran. Namun, tidak diimbangi dengan tingkat elektabilitasnya,” paparnya.
La Agusu memastikan survei yang dilakukannya independen dan tidak memihak salah satu calon mana pun. Survei yang dilakukannya ini murni untuk memberikan pencerahan politik kepada masyarakat secara sains.
Dia juga mengatakan masing-masing calon telah melakukan survei. Hanya saja tidak disampaikan kepada publik karena berbagai pertimbangan.
“Masing-masing Paslon punya tim survei sendiri dan saling mengklaim keunggulannya. Sehingga publik tidak dapat hasil akurat yang murni dari sains (ilmu akademik). Karena itu, kami rilis hasil survei ini,” terangnya.
Agusu mengakui, LRSI memang baru pertama kali melakukan survei politik. Namun soal pengalaman, dia menggaransi orang-orangnya tidak perlu diragukan lagi. Mayoritas surveiyor telah berpengalaman dalam bidang survei, baik ekonomi, sosial maupun survei tingkat internasional. (pas/aha)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top