Lingkar Sultra

Anggota DPRD Minta Pemkab Selidiki Pungli Penyesuaian Ijazah di BKD

Hapsir Jaya

Hapsir Jaya

ANDOOLO, BKK– Dugaan adanya pungutan liar dalam pengurusan penyesuaian ijazah di Badan Kepegawaian Daerah, menjadi pembicaraan hangat. Wakil Ketua DPRD, Hapsir Jaya meminta Pemkab segera menelusuri kebenaran informasi tersebut.

“Sebaiknya segera diselidiki karena ini akan merusak citra Pemkab Konsel secara keseluruhan,” kata Hapsir kepada Berita Kota Kendari, Rabu (15/6).
Dia mengatakan, jika informasi itu memang benar, Pemkab harus mengklarifikasi terlebih dahulu apakah pungutan itu memang ada dasarnya. Harus dicari tahu siapa yang menerimanya dan disetor ke mana hasil pungutan tersebut.
Bahkan jika diperlukan, Pemkab bisa menggandeng aparat hukum untuk menyelidiki pungutan tersebut. “Begitu juga korbannya jika merasa keberatan atau dirugikan ataupun merasa tertipu, laporkan ke aparat penegak hukum,” pinta kata politisi Gerindra ini.
Hapsir berharap pemerintah serius melakukan penyelidikan untuk membuktikan komitmennya membersihkan oknum yang tidak benar dalam lingkup pemerintahan. Jika nantinya pungutan tersebut dikategorikan pungutan liar, Pemkab jangan segan-segan menjatuhkan sanksi kepada siapapun yang terlibat.
Sebelumnya, seorang PNS berinisial RM yang mengadukan kepada wartawan tentang adanya permintaaan uang oleh oknum di BKD berinisial IL, untuk pengurusan penyesuaian ijazah. Uang yang diminta pun tidak sedikit, yakni Rp 4,5 juta. (k8/c/aha)

To Top