60 Persen Narapidana Anak Muda, Safei Ingatkan Orangtua – Berita Kota Kendari
Nuansa Ramadhan

60 Persen Narapidana Anak Muda, Safei Ingatkan Orangtua

Bupati Kolaka H Ahmad Safei memberikan sambutan di hadapan jemaah tarawih, pada kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Desa Longori, Kecamatan Baula, Selasa (14/6) malam. (Foto: Armin/BKK)

Bupati Kolaka H Ahmad Safei memberikan sambutan di hadapan jemaah tarawih, pada kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Desa Longori, Kecamatan Baula, Selasa (14/6) malam. (Foto: Armin/BKK)

KOLAKA,BKK– Bupati Kolaka H Ahmad Safei menyampaikan keprihatinannya atas kondisi rumah tahanan yang lebih separuh penghuninya adalah anak muda. Dia menganggap fenomena ini sangat mengkhawatirkan dan merasa harus memperingatkan orangtua betapa pentingnya pengawasan serta pendidikan moral.

“Setiap tanggal 17 Agustus kita upacara di Rutan. Semua penghuni Rutan dijejer. Saya sangat sedih ketika melihat ternyata isinya lembaga 60 persen itu anak muda,” kata Ahmad Safei, saat memberikan sambutan di hadapan jamaah Masjid Desa Longori, Kecamatan Baula, dalam Safari Ramadhan, Selasa (14/6) malam lalu.
Dia melanjutkan, para narapidana muda tersebut terlibat dalam berbagai kasus kejahatan, mulai pembunuhan, pencurian, penganiayaan, penyalahgunaan narkoba dan kejahatan lainnya.
Menurutnya, tidak sepenuhnya para narapidana ini harus disalahkan atas kejahatannya. Di situ juga ada andil orangtuanya masing-masing. Rata-rata, anak muda ini dibiarkan saja bebas bergaul tanpa kontrol dari orangtuanya.
“Anak tidak pernah ditanya kalau pulang larut malam. Bahkan anaknya terkadang dua hari tinggalkan rumah, tidak dicari. Mungkin karena laki-laki jadi tidak perlu terlalu dikhawatirkan,” katanya.
Untuk itu, sebelum terlambat, Bupati mengimbau orangtua agar mulai menerapkan disiplin dan pendidikan agama dalam rumahnya. Momentum Ramadhan pun saat yang paling tepat untuk menanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anak agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah.
“Untuk suatu kebaikan tidak ada kata terlambat. Biar gedung dan jalan tol dibangun, kalau moral tidak dibangun, itu tidak ada gunanya,” tegas Ahmad Safei. (cr3/c/aha)

To Top