Tari Alionda Dipakai Menyambut Ramadan, Dipercaya Dari Langit – Berita Kota Kendari
Feature

Tari Alionda Dipakai Menyambut Ramadan, Dipercaya Dari Langit

Butur

Menyambut bulan suci Ramadan, masyarakat Buton Utara (Butur) punya tradisi khusus secara turun temurun tetap eksis dilakukan yakni Tari Alionda.

Laporan : Darso Buton Utara

Dari hari pertama hingga memasuki hari ketiga Bulan Ramadan, masyarakat Butur khususnya yang tinggal di sekitaran area Keraton Kulisusu tepatnya di Desa Wasalabose disibukan dengan pagelaran Tari Alionda. Tarian ini mempunyai makna yang diyakini bahwa merupakan bentuk persatuan masyarakat Kulisusu di saat menyambut Bulan Ramadan.

Sejak awal hingga sekarang, pertunjukan Alionda selalu dilaksanakan di lapangan atau arena terbuka yang ada di dalam Keraton Kulisusu. Para peserta Tari Alionda ini yang terdiri dari kaum Hawa yang menggunakan kostum pakaian adat membentuk lingkaran.

Dibentuknya sebuah lingkaran agar para penonton melingkari para pemain sehingga penonton lebih terlibat di dalam peristiwa yang terjadi di arena pertunjukan dan tidak sekadar menonton
saja. Semakin luas arena tersebut, maka semakin baik terselenggaranya pertunjukan Alionda.

Sebabnya, dapat semakin besar memberikan ruang bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi ataupun menonton pertunjukan Alionda ini.

Dengan iringan alat musik tradisional berupa tawa-tawa (gong berukuran besar), ndoo (gong berukuran sedang), ndengu-ndengu (gong berukuran kecil), dan tepe (gendang yang terbuat dari kulit binatang yang disemak), yang ditabuh oleh empat orang pemain musik di luar lingkaran tari Alionda  mengiringi peserta yang mengumandangkan tembang Alionda sambil mengikatkan jari kelingking diantara peserta lainnya.

Sementara, di dalam lingkaran yang dibentuk itu dilakukan pertunjukan oleh pria menggunakan kostum bebas rapi memainkan peran pertunjukan didalam Tari Alionda yaitu Pencak Silat, Tari Ngibi, Pengkalumba(Kejar-kejaran).

Lakina Kulisusu Muh Ahlul Musafi saat diwawancarai di kediamannya, Rabu (8/6)  mengatakan, dilaksanakannya Tari Alionda di bulan suci Ramadan karena masyarakat Butur percaya tari Alionda dianggap sakral dari langit, merupakan suatu keajaiban dari Tuhan Maha Kuasa. Hubunganya dengan bulan suci Ramadan ialah sama halnya dipercaya dari langit ke tujuh yang juga bagian keajaiban Allah SWT. (c/pas)

Click to comment
To Top