Rasak dan ADP Tidak Diistimewakan di PAN – Berita Kota Kendari
Suksesi

Rasak dan ADP Tidak Diistimewakan di PAN

Abdul Rasak

Abdul Rasak

Adriatma Dwi Putra

Adriatma Dwi Putra

KENDARI, BKK – Ketua Harian Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tenggara (Sultra) Abdurrahman Saleh menegaskan, antara Abdul Rasak dan Adriatma Dwi Putra (ADP) tidak diistiwemakan untuk mendapatkan pintu partai dalam pencalonan Wali Kota Kendari.

Menurut Rahman, PAN tidak harus ekslusif dan menutup diri terhadap non kader. Sebab, partai berlambang matahari terbit ini masih membutuhkan koalisi untuk bisa mengusung satu pasangan di Pilkada Kendari.

“Kalau ada kader di situ dua orang, paling tidak komunikasi politik dengan partai lain tetap ada. Partai ini tidak ada ekslusif antara Rasak dan ADP. Tidak ada yang spesial dari keduanya,” terang Rahman di ruang kerjanya, Kamis (9/6).

Posisi ADP sebagai Sekretaris DPW PAN Sultra dan Abdul Rasak sebagai Ketua DPRD Kota Kendari dinilainya tidak serta merta akan mendapatkan pintu PAN, bila elektabilitas keduanya rendah. Untuk itu, PAN harus terbuka kepada figur lain.

“Kalau ada kader, tinggal dipaketkan dengan calon lain. Soal ADP atau Rasak, tidak ada yang spesial,” tambahnya.

Dalam mengusung calon, kata Rahman, harus menggunakan pendekatan obyektif. Jangan karena posisi penting di partai, maka secara otomatis pintu partai berlambang matahari terbit itu seakan-akan sudah di tangannya.

“Nanti, saya akan sampaikan ke ketum. Bahwa, calon yang akan diusung berdasarkan elektabilitas. Dalam mencalonkan, PAN bukan hanya kredibel tetapi ada proses komunikasi dengan partai lain,” katanya.

Saat ini, baik Rasak maupun ADP sama-sama mengklaim memiliki elektabilitas tertinggi. Namun, klaim ini dianggap Rahman sebagai bentuk bibit konfil di internal. Keduanya, tambah Rahman, tidak perlu mengumbar survei.

“Jangan bicara survei. Nanti, ada penilaian secara obyektif. Kalau Rasak elektabilitasnya rendah, maka tidak diusung. Begitu juga ADP kalau elektabilitasnya rendah, jangan juga diusung. Kita jangan nafikan orang yang punya hak politik,” paparnya.

Soal jadwal penjaringan, Rahman menyarankan agar secepatnya dilakukan. Namun, PAN tidak boleh menutup diri dari calon lain.

“PAN ini, sudah terlanjur besar. Jangan dikerdilkan oleh kadernya sendiri. Untuk itu, Rasak belum tentu bagus, dan ADP juga belum tentu bagus. Nanti akan dipertimbangkan seperti apa elektabilitas mereka,” tuturnya. (pas)

To Top