Perkada Diteken Gubernur, Minggu Depan Semua Kegiatan APBD Sudah Jalan – Berita Kota Kendari
Aktualita

Perkada Diteken Gubernur, Minggu Depan Semua Kegiatan APBD Sudah Jalan

LM Rajiun Tumada

LM Rajiun Tumada

LAWORO, BKK – Akhirnya, cair juga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016 Kabupaten Muna Barat (Mubar), setelah polemik panjang selama enam bulan.

Gubernur Nur Alam telah mengesahkan Rancangan Peraturan Kepala Daerah (Ranperkada) tentang APBD Mubar pada Kamis (9/6), melalui Surat Keputusan Gubernur Sultra Nomor 373 Tahun 2016.

Informasi itu sampai di rumah pribadi (rupri) Penjabat (Pj) Bupati Mubar LM Rajiun Tumada, sekira pukul 11.00 Wita, melalui sambungan telepon dengan Sekretaris Kabupaten (Sekab) Mubar Achmad Lamani yang berada di Kendari.

“Kebetulan hari ini (kemarin, red) penyerahan APBD dari pemerintah provinsi (pemprov) kepada kita,” ungkap Pj Bupati Mubar LM Rajiun Tumada, saat ditemui di kediamannya, kemarin.

“Sebenarnya saya yang berangkat, tapi ada acara launching tahapan pilkada di KPU (komisi pemilihan umum). Jadi, saya utus Sekretaris Kabupaten (Sekab) sama Kepala Dinas Pendapatan, Pengelola Keuangan, dan Aset Daerah (DPAKD) Zakaruddin yang ke Kendari,” tambahnya.

Menyusul ditekennya Perkada APBD, Rajiun memastikan segera dicairkan.

“Pekan depan semua kegiatan sudah kembali jalan,” katanya.

Dalam Perkada APBD ditetapkan sebesar Rp 530 miliar, lebih kecil dibanding Peraturan Daerah (Perda) APBD yang diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yaitu kurang lebih Rp 660 miliar.

Munculnya polemik antara eksekutif  dan legislatif menyebabkan perda berakhir dengan pembatalan oleh gubernur, dan  selanjutnya APBD kembali ke pagu tahun sebelumnya, yang disusun melalui peraturan kepala daerah.

Karena menggunakan perkada, ada selisih kurang lebih Rp 130 miliar yang terpaksa menjadi silpa (sisa lebih perhitungan anggaran), dan tidak bisa dipakai kecuali nanti tahun anggaran 2017.

Perkada diajukan ke Gubernur Nur Alam pada 9 Mei dan diteken pada 9 Juni, persis sebulan.

“Pokoknya ini akan berbeda dengan lima bulan ini, saya punya perjalanan dinas pakai uang sendiri. Layani tamu rogoh kocek sendiri. Sekarang, syukurlah sudah ada anggarannya,” kata  Rajiun. (iis/pas)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top