Pemilik Kayu Kabur, Polda Kesulitan Lengkapi Berkas Bobby – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Pemilik Kayu Kabur, Polda Kesulitan Lengkapi Berkas Bobby

KENDARI, BKK – Hingga kini, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) masih belum bisa melengakapi berkas perkara oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Buton Utara (Butur) Herman Yanto alias Bobby.

Itu lantaran pemilik kayu bernama La Ode Hakim terus mangkir dari panggilan penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sultra, untuk memberikan kesaksian atas kasus illegal logging yang melibatkan Bobby.

Kepala Subbidang (Kasubbid) Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) Humas Polda Sultra Komisaris Polisi (Kompol) Dolfi Kumaseh mengatakan, pemanggilan Hakim tersebut atas dasar petunjuk jaksa penuntut umum (JPU) yang tertera dalam berkas Bobby.

Dimana, dalam berkas tahap satu yang dinyatakan belum lengkap atau P-19, JPU meminta penyidik untuk memeriksa pemilik kayu.

Namun, sayang Hakim masih kepala batu untuk mengahdiri panggilan penyidik. Hakim telah dipanggil selama tiga kali tapi belum juga muncul di depan penyidik.

Menyusul hal itu, kata Dolfi, penyidik menerbitkan surat perintah membawa atau penjemputan paksa. Namun, setelah dua kali didatangi di rumahnya yang berada di Ereke Kabupaten Butur, Hakim masih belum juga ditemukan.

“Penyidik sudah menerbitkan surat perintah membawa dan telah mendatangi Hakim di rumanya, tapi Hakim belum ditemukan, yang ada hanya istrinya. Informasinya Hakim masih berada di Ereke,” jelas perwira polisi dengan satu melati di pundak ini, Kamis (9/6).

Dolfi mengatakan, hingga kini pihak penyidik masih terus mencari keberadaan Hakim, agar berkas Bobby secepatnya dikirim kembali ke JPU Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra.

Diketahui, petugas Tipiter Ditreskrimsus Polda Sultra melakukan penangkapan satu buah kapal KLM Cahaya Satriani GT 138 yang memuat 300 meter kubik atau 2.700 batang kayu, di Pesisir Pantai Pasir Putih Desa Damai Laborona Kecamatan Bone Gunu Kabupaten Butur pada 25 November 2015. (kas)

Click to comment
To Top