KPU dan Bawaslu RI Akan Turun Pantau PSU – Berita Kota Kendari
Suksesi

KPU dan Bawaslu RI Akan Turun Pantau PSU

KENDARI, BKK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI dipastikan akan turun langsung untuk memantau pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) jilid dua di Kabupaten Muna.

Ketua KPU Sulawesi Tenggara (Sultra) Hidayatullah mengatakan, berdasarkan rapat koordinasi antara KPU RI, Bawaslu RI, KPU dan Bawaslu Sultra dicapai kesepakatan bahwa yang mengawasi pelaksanaan PSU adalah Bawaslu Sultra.

“Nanti, ada sekitar dua orang komisioner dari KPU RI dan satu dari Bawaslu RI yang akan turun memantau langsung di sana,” ungkap Hidayatullah melalui telepon selulernya dari Jakarta, Kamis (9/6).

Selain posisi pengawasan, lanjut Hidayatullah, dalam rapat tersebut ikut dibahas tentang proses validasi nama-nama warga yang berhak untuk memilih di PSU jilid dua untuk dua tempat pemungutan suara (TPS).

“Pelaksanaan PSU jilid dua, sama dengan yang pertama. Hanya, soal 17 nama yang merupakan hasil keterangan lurah di MK. Nama-nama ini, harus divalidasi. Sepanjang sudah memenuhi syarat dan telah ditetapkan sebagai pemilih pada 9 Desember kemarin, maka KPU wajib memfasilitasi mereka untuk memilih,” paparnya.

Mantan anggota KPU Kota Kendari ini menyebut, validasi pemilih di dua TPS ini akan berlangsung hingga 17 Juni ini atau dua hari sebelum pelaksanaan PSU jilid dua 19 Juni 2016.

“Bagi warga yang sudah melaksanakan hak pilihnya pada 9 Desember dan dibuktikan dengan formulir c7 kemarin, maka dia berhak untuk memilih di PSU, sepanjang dia belum meninggal dunia, ganda atau fiktif,” tekannya.

Dalam proses validasi ini, kata dia, lurah tidak berhak untuk membatalkan. Sebab, nama-nama yang dimasukan dalam DPT ini, berawal dari data yang disampaikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna.

“Pemerintah, tidak pada ranah menginterfensi lagi. KPU yang berhak menentukan DPT. Soal DPT ini, bukan kewenangan lurah, melainkan kewenangan KPU,” tuturnya. (pas)

Click to comment
To Top