ASN Malas di Bulan Ramadan Terancam Kena Sanksi – Berita Kota Kendari
Aktualita

ASN Malas di Bulan Ramadan Terancam Kena Sanksi

Arsalim Arifin

Arsalim Arifin

ANDOOLO, BKK – Wakil Bupati Konawe Selatan (Konsel) Arsalim Arifin, Kamis(9/6), mengingatkan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar tetap disiplin dan tidak bermalas-malasan selama Bulan Ramadan.

Apabila ada ASN yang kedapatan tidak disiplin, pemerintah melalui Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konsel akan memberikan sanksi tegas berupa teguran lisan, teguran tertulis dan bisa saja berujung pemecatan.

“Sementara ini, kita lagi pantau. Apabila kita dapati PNS berkantor tidak sesuai jadwal yang telah ditentukan, kami tidak akan segan – segan memberiakan sanksi sesuai aturan yang berlaku,” tegas Arsalim.

Sebelumnya, kata dia, pemerintah pusat telah mengeluarkan surat edaran jadwal berkantor di Bulan Ramadan melalui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Nomor 03 Tahun 2016 tentang penetapan kerja ASN, TNI, dan Polri.

“Untuk Pemda konsel, kita memakai lima hari jam kerja, masuk pukul 08.00 Wita dan pulang pukul 15.00 Wita. Jadi, ada pengurangan satu setengah jam kerja dari waktu normal. Kalau ada yang tidak mengikuti aturan ini, kita akan tindaki,” tekannya.

Saat ini, lanjut Arsalim, pihaknya tengah berkoordinasi dengan seluruh kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk memantau aktifitas staf ASN yang datang dan pulang tidak sesuai jadwal.

Ke depan, tambah mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Konsel ini, pihaknya akan menerapkan peraturan pemerintah tentang disiplin ASN. Jika 43 hari tidak berkantor atau absen dalam setahun, maka bisa dilakukan  pemecatan sesuai peraturan pemerintah.

“Ke depan, kita akan membuat sistem mengukur kehadiran. Sekarang, kita sementara menginvertarisir pegawai yang tidak disiplin. Nanti, kita akan umumkan secara terbuka siapa yang dikenakan teguran tertulis, penurunan pangkat, penundaan kenaikan gaji berkala sampai dengan pemecatan,” tuturnya. (k8/c/pas)

Click to comment
To Top