Aparat Bersenjata Kawal Tim Validasi DPT – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Aparat Bersenjata Kawal Tim Validasi DPT

RAHA, BKK– Pasca insiden teror terbuka terhadap pemilih saat validasi, Polres Muna langsung menurunkan petugas untuk melakukan pengawalan. Kini, tim validasi dikawal sebanyak delapan aparat bersenjata, baik dari polisi maupun TNI.

Kabag Operasi Polres Muna, AKP Aldo VB mengatakan, pengawalan dilakukan untuk tim yang melajukan validasi di TPS 4 Wamponiki dan TPS 4 Raha 1. “Mereka bertugas sejak hari ini sampai 18 Juni nanti,” kata AKP Aldo.

Mengapa baru melakukan pengawalan? Menurut Kabag Ops, itu karena KPU Muna belum bersurat pada Polres Muna untuk meminta tenaga pengamanan bagi tim validasi DPT waktu itu. “KPU Muna belum bersurat pada kita untuk meminta tenaga pengamanan, saat validasi DPT digelar. Baru Kamis (9/6), KPU Muna bersurat pada kita, itupun Polres Muna yang proaktif menelpon KPU Muna agar bersurat pada Polres meminta bantuan tenaga pengamanan,” terang Kabag Polres.

Di tempat terpisah Ketua KPU Muna Muhammad Amin Rambega ketika dikonfirmasi hal ini, memilih bungkam. ” Saya no comen soal itu ya,” katanya dan enggan berkomentar apapun terkait hal ini.

Sebelumnya, saat tim validasi melakukan pencocokan data di rumah salah satu pemilih, seorang pria mengenakan masker langsung membuat kegaduhan. Sambil menebar ancaman kepada pemilih, pria tersebut juga membanting kursi makan milik di restoran korban. Insiden tersebut terjadi di depan para anggota KPU yang tak bisa berbuat apa-apa.  (Cr1/b/aha)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top