Ada Temuan Kerugian Rp 5 Miliar, Bupati Mendadak Copot Direktur BLUD RSBG Kolaka – Berita Kota Kendari
Aktualita

Ada Temuan Kerugian Rp 5 Miliar, Bupati Mendadak Copot Direktur BLUD RSBG Kolaka

Bupati Kolaka H Ahmad Safei melantik dr Muhammad Hasbi Cukke sebagai direktur BLUD RSBG Kolaka,bersama beberapa pejabat administrator dan pengawas.‎ (Foto: Armin/BKK)

Bupati Kolaka H Ahmad Safei melantik dr Muhammad Hasbi Cukke sebagai direktur BLUD RSBG Kolaka,bersama beberapa pejabat administrator dan pengawas.‎ (Foto: Armin/BKK)

KOLAKA, BKK – Bupati Kolaka H Ahmad Safei mencopot jabatan Direktur Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Benyamin Guluh (RSBG) Kolaka dr H Abd Azis MARS, Kamis (9/6) di Aula SMS Berjaya Kantor Bupati Kolaka.

Pencopotan dr Aziz Amin ini, disinyalir adanya dugaan penyalahgunaan anggaran hasil pengelolaan RSBG Kolaka 2015 sebesar Rp 5 miliar. Hal itu, sesuai temuan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sultra.

Hal ini pula yang menyebabkan Pemkab Kolaka kembali gagal meraih status wajar tanpa pengecualian (WTP).

Sebagai gantinya, Direktur BLUG RSBG dijabat dr H Muhammad Hasbi Cukke yang sebelumnya menjabat Dokter Madya BLUD RSBG. Selain itu, turut dilantik Hj Andi Damrana sebagai Kabid Keuangan dan Program BLUD RSBG, Irwan Alimuddin (Kasi Perencanaan BLUD RSBG), Indah Fajriani Rahim (Kasi Perbendaharaan BLUD RSBG), Muh Asfar (Kasubid Pembinaan Badan Kepegawaian Daerah), dan Sumarni Suddin Dachlan (Kasi Obyek Wisata Pentas dan Hiburan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata).

Dalam sambutannya, Bupati Ahmad Safei mengungkapkan, pergantian dilakukan agar dapat meningkatkan peran pelayan kesehatan masyarakat di Kolaka. BLUD tidak mementingkan aspek keuntungan. Inilah yang membedakan dengan BUMN dan BUMD. Dalam pelaksanaannya BLUD tetap menggunakan prinsip efisien dan produktivitas serta manajemen yang baik.

Safei menitik beratkan tiga tugas yang harus dibenahi oleh Dirut RSBG yang baru, yakni kualitas pelayanan, pengelolaan manajemen rumah sakit serta pemeliharaan kebersihan rumah sakit.

Usai pelantikan, Bupati yang ditanya keterkaitan dugaan korupsi dengan pencopotan Abd Azis sebagai Dirut BLUD RSBG membantah hal itu. Menurutnya itu semua dilakukan semata penyegaran dan pembinaan pegawai. Kapan pun bisa saja dilakukan mutasi. (cr3/c/pas)

To Top