Palsukan Dokumen Kepangkatan, Pejabat BKD Dicopot – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Palsukan Dokumen Kepangkatan, Pejabat BKD Dicopot

Dituntut Kembalikan Kerugian Negara

LANGARA, BKK- Seorang pejabat di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Konawe Kepulauan terbukti telah memalsukan dokumen kepangkatannya. Dia pun menghadapi berbagai tuntutan, mulai pencopotan, pengembalian kerugian daerah hingga ancaman pemecatan.

Pejabat tersebut diketahui bernama Jumarlin SE. Jabatan yang dia sandang pun sangat penting, yakni Kepala Bidang (Kabid) Mutasi dan Penerimaan Pegawai Negeri Sipil di BKD. Namun rupanya, jabatan tersebut dimanfaatkan Jumarlin untuk keuntungan dirinya.

Berdasarkan pemeriksaan oleh Tim Evaluasi Internal Pemerintah Daerah (Pemda) Konkep yang diketuai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Konkep, Ir H Cecep Trisnajayadi MM, terungkap bahwa terdapat empat pelanggaran yang dilakukan oleh Jumarlin untuk menduduki jabatan Kabid BKD Konkep tersebut.

“Tanggal 4 Mei 2016, kami melakukan pemeriksaan dan berdasarkan hasil telaah, ada empat pelanggaran yang dilakukan oleh Jumarlin, diantarannya membuat dokumen palsu berupa SK pengangkatan jabatan struktural esselon IV/b, membuat dokumen palsu berupa SK pengangkatan jabatan struktural esselon IV/a, merekayasa tenggang waktu kepangkatan untuk menjabat sebagai Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Wawonii Timur, menduduki jabatan sebagai Pj Kepala Bidang Mutasi dan Pengadaan Pegawai BKD Konkep dengan golongan III/b yang seharusnya untuk menduduki jabatan tersebut minimal golongan III/c,” ungkapnya.

Dengan dasar hasil pemeriksaan tersebut, Sekda Konkep mengaku akan melaporkannya kepada Bupati Konkep, Ir H Amrullah MT selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk ditendak lanjuti. “Hasil pemeriksaan ini, akan kami sampaikan kepada Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian atau PPK Kabupaten Konawe Kepulauan untuk ditindak lanjuti,” katanya.

Atas tindakan pemalsuan dokumen tersebut, tim pengendali intern pemerintah juga mengusulkan beberapa sanksi yang seharusnya diberikan kepada pelaku pemalsu dolumen kepangkatan tersebut.

“Ini hanya usulan kepada Bupati, bahwa atas tindakanya (pemalsuan dokumen), saudara Jumarlin harus diturunkan jabatannya dari III/c menjadi III/b, kemudian menunda kenaikan pangkat yang bersangkutan selama tiga tahun,” usul Sekda Konkep yang juga sebagai Ketua Tim Pengendali Intern Pemda Konkep tersebut.

Selain beberapa usulan tersebut di atas dan telah dicopot sebagai Kabid Mutasi dan Penerimaan Pegawai BKD Konkep, Jumarlin juga dituntut untuk mengembalikan kerugian negara selama menjabat sebagai pegawai siluman tersebut.

“Selain itu (penurunan dan penundaan pangkat), yang bersangkutan juga harus mengembalikan kerugian negara dalam hal ini tunjangan prestasi, dan SPPD, tetapi ini masih dalam proses, kami sudah bersurat ke TPTGR kemudian Inspektorat untuk dilakukan pemeriksaan berapa kerugian negara yang harus dikembalikan,” jelasnya. (K4/b/aha)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top