Diplenokan Empat Kali, Balon Usungan Golkar Disetor ke DPP – Berita Kota Kendari
Suksesi

Diplenokan Empat Kali, Balon Usungan Golkar Disetor ke DPP

KENDARI, BKK – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadwalkan hari ini, Rabu (8/6), akan menyerahkan nama-nama bakal calon (balon) usungan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Sekretaris DPD Golkar Sultra Muhammad Basri mengatakan, penentuan calon usungan Golkar cukup alot. Bahkan, kata dia, pihaknya baru saja memplenokan nama-nama sebanyak empat kali khusus di tingkat provinsi.

“Kita plenokan sampai empat kali. Tapi, semalam sudah final,” katanya.

Nama-nama balon yang diplenokan tersebut, kata Basri, akan diserahkan ke DPP hari ini. Hanya saja, keterangan Basri ini berbeda dengan pernyataan yang disampaikan oleh Ketua DPD Golkar Sultra Ridwan Bae sebelumnya.

Menurut Basri, berdasarkan petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak) DPP Golkar, setiap provinsi harus mengusulkan minimal tiga nama dan maksimal lima nama. Kalau dua nama, tidak akan diterima.

“Dari tiga atau lima nama yang diusulkan itu, nanti DPP yang akan godok menjadi satu nama,” terang Basri.

Dari tujuh daerah yang ada, calon yang banyak diusung adalah di Pilkada Kolaka Utara (Kolut). Di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) ini, Golkar Sultra menyerahkan lima nama.

“Kolut itu ada lima. Salah satunya, Bobby (Alimuddin Page, red) Anton SH dan beberapa orang. Pokoknya lima orang,” jelasnya tanpa merincinya.

Kalau Bombana, sebut Basri, ada tiga orang yang didorong ke DPP. Adalah Bupati Bombana Tafdil, Wakil Bupati Bombana Masyura Ila Ladamay dan pengusaha asal Singapura H Kasra.

“Untuk Kabupaten Buton, kita mengusung tiga calon. Umar Samiun, Sainuddin Napa dan Hasanadia,” sebutnya.

Khusus Buton Selatan (Busel), Buton Tengah (Buteng) dan Muna Barat (Mubar), Basri tidak mengetahui persis nama-nama calon yang akan diusung. Namun, dari sisi jumlah, Busel dan Buteng mengusung empat calon dan Muna Barat lima balon.

Dalam penentuan nama-nama yang akan didorong ini, tutur Basri, Golkar tidak akan gegabah. Sebab, targetnya harus menang. Untuk mencapai itu, proses pengusulan harus melalui pertimbangan dan mendengarkan masukan dari para pengurus.

“Kita juga minta pendapat dari Ketua Golkar kabupaten atau kota terhadap calon yang ada,” tuturnya. (pas)

Click to comment
To Top