Abdul Rasak Ikut Diusulkan Jadi Cawali Golkar ke DPP – Berita Kota Kendari
Suksesi

Abdul Rasak Ikut Diusulkan Jadi Cawali Golkar ke DPP

Abdul RazakKENDARI, BKK – Nama Ketua DPRD Kendari, Abdul Rasak ternyata masuk dalam daftar Partai Golkar untuk diusung sebagai Calon Wali Kota Kendari. Bahkan, Rasak bersama dua nama lainnya sudah siap dikirim ke DPP Golkar.

Hal ini tentu mengejutkan mengingat nama politikus PAN itu tak pernah disebut-sebut masuk dalam tiga besar. Sebelumnya, Golkar telah menjaring tiga nama untuk diusulkan. Yakni, Andi Musakkir Mustafa, Muhammad Zayat Kaimoeddin dan Abdurrahman Saleh. Belakangan, Abdurrahman Saleh mengundurkan diri dari pencalonan.
Masuknya nama Rasak ini terungkap dalam rapat finalisasi calon Wali Kota Kendari di DPD Partai Golkar Kendari. “Kita baru saja rapat semalam, di Kota Kendari diusung tiga orang, salah satunya Abdul Rasak,” terang Sekretaris DPD Golkar Sultra Muhammad Basri di Kantor Golkar, Selasa (7/6).
Mantan anggota DPRD Sultra ini menyatakan masuknya Rasak tidak melanggar ketentuan penjaringan yang dilakukan oleh
Golkar. Toh, Rasak pernah mendaftar di partai Beringin ini, namun tidak lolos tiga besar untuk didorong ke DPP.
“Dia pernah mendaftar. Kita lihat juga elektabilitasnya,” kata Basri mengungkapkan alasan mengapa Rasak bisa masuk dalam tiga besar.
Berdasarkan petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak) Partai Golkar, sebut Basri, setiap DPD Golkar provinsi harus mengusulkan minimal tiga dan maksimal lima nama ke DPP untuk dikerucutkan menjadi satu.
Nah, Rasak dinilai layak masuk kembali untuk menggantikan posisi Abdurrahman Saleh. Pertimbangannya, sebut dia, berdasarkan penilaian pengurus DPD Golkar Kota Kendari, Rasak memiliki elektabiltas yang bagus.
“Banyak pertimbangan lain. Kalau hanya dua yang diusulkan, tidak bisa. Maka, kita harus mencari pengganti Abdurrahman Saleh,” ungkapnya.
Masuknya Rasak di Golkar, tentu akan menambah tensi persaingan antara Musakkir dan Derik. Menurut Basri, dari pandangan akar rumput, khususnya pengurus DPD Golkar Kota Kendari, lebih cenderung ke Derik, bukan Musakkir seperti yang diungkapkan Ketua DPD Golkar Sultra Ridwan Bae.
“Tapi, karena pertimbangan tertentu saja (sehingga Musakkir lebih diunggulkan, red),” ungkapnya.
Dalam waktu dekat ini, kata Basri, pihaknya akan menyerahkan nama bakal calon ini bersama calon yang diusung di enam daerah lainnya ke DPP Golkar. “Nanti, penentunya adalah DPP. DPD Golkar provinsi hanya sebatas mengusulkan nama-nama, minimal tiga orang dan maksimal lima,” sebutnya.
Meski yang menentukan DPP, tidak menutup kemungkinan DPP akan meminta pertimbangan DPD Golkar. Pertimbangan tersebut jelas harus mengacu pada hasil survei serta keinginan mayoritas pengurus di tingkat kabupaten atau kota.
“Bisa saja akan dilihat survei. Ketiganya memiliki survei yang sangat bagus,” tuturnya.
Sayangnya, Abdul Rasak belum bisa diminta tanggapannya terkait informasi tersebut. Ponselnya tak diangkat saat dihubungi.
Selain di Golkar, Rasak juga masuk dalam daftar yang akan diusung PAN, partainya sendiri. Rasak bersaing dengan Adwiyatma Dwi Putra untuk memperebutkan kendaraan PAN.
Hanya saja, Ketua DPD PAN Kendari, Asrun sudah mengingatkan bahwa kader PAN harus total mendukung calon yang diusung PAN. Asrun tidak melarang kader untuk mendaftar di partai lain, namun harus siap dengan konsekuensinya. Konsekuensi yang dimaksudnya adalah harus siap di PAW dari DPRD dan tidak boleh lagi menggunakan atribut partai. (pas/aha)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top