Ridwan Buka Pintu Maaf Tiga Aleg – Berita Kota Kendari
Suksesi

Ridwan Buka Pintu Maaf Tiga Aleg

KENDARI, BKK – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) Ridwan Bae membuka pintu bagi tiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk datang langsung minta maaf ke Golkar.

Menurut Ridwan, mereka tidak perlu minta maaf kepada dirinya, melainkan datang langsung ke Sekretariat Golkar Sultra. Hal ini, kata dia, untuk membuktikan loyalitasnya kepada partai.

“Mereka hanya perlu datang minta maaf ke Golkar,” ungkap Ridwan.

Dari 10 nama yang sudah diusulkan dipecat, ada tiga anggota legislatif (aleg). Adalah Syahrul Beddu dan Ruslimin Mahdi yang duduk di DPRD Sultra dan La Ode Saera yang duduk di DPRD Kabupaten Muna.

“Tidak mustahil mereka ini menyusul. Tapi, saya ingin mereka sadar dulu. Datang minta maaf ke saya,” kata Ridwan ditemui di Kendari, Jumat malam (3/6).

Ketiganya, kata Ridwan, diberikan waktu tiga sampai enam bulan untuk datang minta maaf. Bila tidak, mereka akan diusulkan untuk dipecat pada gelombang kedua. Di gelombang pertama, Ridwan telah memecat tiga kader Golkar yakni, Muddin Musa, Tahir Kimi dan Rizal.

“Kita mencari pengurus yang mau membesarkan partai. Kalau datang minta maaf, kan selesai. Mereka, cukup datang ke sini aktif ke partai dan mengakui dirinya salah,” terangnya.

Sebelumnya, DPD Golkar Sultra telah mengusulkan 13 nama untuk dipecat. Tiga sudah keluar, 10 menunggu giliran. Hingga saat ini, 10 nama berikut tiga aleg tersebut, belum sadar dan mau minta maaf langsung kepada partai.

“Mereka belum minta maaf ke partai,” ujarnya.

Menurut Ridwan, pemecatan anggota dewan ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan dualisme Golkar sebelumnya, antara kubu Ancol dan Bali. Pemecatan ini, semata berdasar tidak loyalnya kader ke partai.

“Mereka tidak jalankan kewajibannya sebagai kader. Jadi jangan kaitkan dengan Ancol,” jelasnya.

Selama ini, kata Ridwan, dirinya telah mengundang 13 kader untuk aktif di partai. Hanya saja, surat tersebut terkesan diabaikan. Khusus anggota dewan, ia menganggap telah mengkhianati partai beringin.

“Dia pakai batang tubuhnya kita sebagai pendapatan dirinya di dewan. Tetapi, mereka tidak lakukan semua perintah Golkar. Ini sama saja tidak menghargai partai,” ungkapnya.

“Mereka ini terkesan tidak pusing dengan partai. Kalau tidak mau ber-Golkar, pindah saja di fraksi lain, jangan di Fraksi Golkar,” tuturnya.

Tiga aleg yang namanya terancam dipecat, dikonfirmasi melalui telepon selulernya tidak aktif. (pas)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top