Pemda Butur Kurangi Jam Kerja – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Pemda Butur Kurangi Jam Kerja

Drs Baharuddin MSi

Drs Baharuddin MSi

BURANGA, BKK – Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) menetapkan perubahan jam kerja bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat selama bulan suci Ramadan. Para ASN sendiri mendapatkan pengurangan jam kerja pada setiap hari kerja.

Untuk hari Senin sampai Kamis para abdi negara itu harus masuk kantor pukul 08.00 Wita sampai 15.00 Wita, istirahat pukul 12.00 Wita hingga 12.30 Wita. Sedangkan hari Jumat masuk pukul 08.00 Wita pulang pukul 15.30 Wita, sementara istirahat pukul 11.30 Wita hingga 12.30 Wita.

Pelaksana tugas (Plt) Sekretariat Daerah (Setda) Butur Drs Baharuddin MSi mengatakan, perubahan jam kerja tersebut berdasarkan surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI (KemenPAN & RB) nomor 03 tahun 2016  tentang penetapan jam kerja PNS pada bulan Ramadan dan diperkuat dengan surat edaran Bupati Butur.

“Hari kerja tetap 5 hari. Kalau jamnya tentu berkurang. Dijumlah secara keseluruhan ASN kerja selama bulan Ramadan ini sebanyak 32 jam 50 menit per minggu,” kata Baharuddin ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (6/6).

Perubahan jam kerja tersebut, kata Kepala Dinas Kehutanan Butur ini, dilakukan untuk efisiensi jam kerja selama bula suci Ramadan. Dengan kebijakan ini pula, diharapkan nantinya pelayanan masyarakat tidak terganggu, kekhusyukan para pegawai dalam menjalankan ibadah puasa bisa tetap maksimal.

“Dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan ibadah puasa khususnya beragama Islam perlu diatur jam kerjanya, tanpa mengurangi pelayanan kepada masyarakat secara optimal,” tambah dia.

Ia mengharapkan kepada semua ASN di Butur untuk mengikuti segala aturan yang telah ditetapkan dalam rangka menjalankan tugas-tugasnya. Kalaupun masih ada yang membandel atau malas, mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pemakaman Butur ini tak segan-segan memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kalau satu hari tidak hadir, kita beri teguran lisan, kalau dua hari sampai seterusnya, kita berikan teguran tertulis, kalau masih membandel juga bisa diberikan sanksi berat. Karena kita berpikir ini adalah bagian disiplin kerja. Disiplin kerja adalah modal utama untuk melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik di dalam menjalankan pemerintahan,” tegasnya. (k5/c/jie)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top