Bupati Kolaka Tarawih Pertama di Masjid Agung Khaerah Ummah – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Bupati Kolaka Tarawih Pertama di Masjid Agung Khaerah Ummah

Bupati Kolaka H Ahmad Safei memberikan sambutan menandai datangnya bulan suci Ramadan di Masjid Agung Khaerah Ummah Kolaka. (Foto: Armin/BKK)

Bupati Kolaka H Ahmad Safei memberikan sambutan menandai datangnya bulan suci Ramadan di Masjid Agung Khaerah Ummah Kolaka. (Foto: Armin/BKK)

KOLAKA, BKK – Bupati Kolaka H Ahmad Safei mengawali Salat Tarawih di Masjid Agung Khaerah Ummah Kolaka, Minggu (5/6) malam.

Dalam sambutannya, Safei mengajak kaum muslimin untuk menjadikan Ramadan tahun ini sebagai peluang emas, dengan meningkatkan intensitas ibadah kepada Allah. Ramadan merupakan waktu yang tepat dalam menempa diri untuk bertakwa, jujur, dan bertanggung jawab.

Safei juga mengajak untuk menyemarakkan suasana Ramadan di masjid, dengan menghidupkan salat wajib dan sunnah, tadarus dan menyiapkan buka puasa bagi para musafir. Menjalin silaturahim, serta senantiasa memelihara kebersihan, ketertiban lingkungan terutama di sekitar masjid, sehingga memberikan kesejukan dalam beribadah.

Tak kalah pentingnya bagi rumah makan untuk tidak beroperasi pada siang hari. Kalaupun harus buka, hendaknya tidak disajikan dengan terang-terangan, sebagai wujud penghormatan dan menghargai orang yang menjalankan ibadah puasa.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kolaka H Abdul Azis Baking dalam ceramahnya mengungkapkan, pelaksanaan Salat Tarawih menandai telah masuknya Ramadan, setelah sebelumnya dilakukan sidang isbat. Bulan Ramadan sendiri merupakan tamu agung. Kehadirannya perlu disambut dengan kegembiraan.

“Dalam haditsnya Rasulullah bersabda, barang siapa yang bergembira dengan datangnya bulan Ramadan, akan diharamkan jasadnya dari api neraka,” kata Azis Baking.

Sementara itu, sebelum dilaksanakan shalat tarwih dan sambil menunggu sidang isbat, salah seorang warga kelurahan Anaiwoi kecamatan Tanggetada yang baru saja lulus dari SMA bernama Veronika, menyatakan keislamannya yang dipandu oleh imam masjid Agung Herman Dondeng, disaksikan Bupati Kolaka, Kakan Kemenag Kolaka, Ketua TP PKK Kolaka Herti Safei dan Kabag Kesra Andi Wahidah.

Dalam penuturannya dihadapan ratusan jemaah masjid Agung, Veronika mengungkapkan bahwa dirinya memutuskan masuk Islam sebab dari dulu punya keyakinan tidak ada Tuhan selain Allah. Dia meninggalkan agama lamanya yakni Kristen Protestan, tidak ada pengaruh dari keluarga maupun orang lain.

Veronika menuturkan, sebelum menetapkan keyakinan masuk Islam, beberapa kali bermimpi ‎berada di tengah masjid sendirian. Inilah yang kemudian membawanya masuk Islam.

“Ini keyakinan dari dalam hati, bukan paksaan dari orang lain atau saudara,” kata Veronika yang kini berganti nama menjadi Nur Magfirah atau cahaya pengampunan. (cr3/c/jie)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top