Kasuistika

Operasi Pekat, Petugas Jaring Lima Pasangan Mesum

MESUM

Ditemukan Satu Rompi Polisi

LASUSUA, BKK – Lima pasangan mesum berhasil diamankan petugas dalam pelaksaan operasi penyakit masyarakat (pekat) pada sejumlah hotel, penginapan, dan kamar kos di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sabtu (4/6) dini hari.

Selain itu, dalam kamar salah satu hotel ditemukan petugas gabungan juga menemukan satu rompi polisi.

Pantauan jurnalis koran ini, operasi ini dilakukan tim gabungan, yakni polisi, TNI, dinas sosial, dan satuan polisi pamong praja (Satpol-PP). Petugas pertama kali mendatangi sejumlah hotel dan penginapan di Kecamatan Ngapa, sayang hasilnya masih nihil.

Kemudian petugas bergerak ke rumah salah satu warga yang disinyalir tempat penjualan minuman keras (miras). Di sana, petugas menemukan jerigen lima liter masih berbau minuman tradisomal jenis ballo.

Selain itu, ada juga gelas dan makanan ringan, diduga di rumah tersebut baru saja dilaksanakan pesta miras jenis ballo. Ditemukan pula tiga unit motor yang tidak memiliki surat-surat, namun petugas tidak menyita sepeda motor tersebut.

Selanjutnya, petugas gabungan melakukan penggerebekan di salah satu hotel di Desa Ponggiha Kecamatan Lasusua, ditemukan dua pasang muda-mudi bukan pasangan suami istri. Satu lelaki berhasil kabur melalui jendela.

Di kamrar pria yang melarikan diri itu, petugas menemukan satu rompi polisi dan sati koper.

Penggerebekan berlanjut di rumah kos dan kembali mengamnkan tiga pasang bukan suami istri. Kelima pasangan mesum tersebut kemudian digelandang ke Kepolisian Resor (Polres) Kolut, dan setelah dilakukan pendataan dan diberi pemahaman bahaya tindakan asusila, mereka dipulangkan ke rumahnya masing-masing.

Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Dinas Sosial Kolut, Fatima mengatakan, operasi pekat rutin dilakukan menjelang ramadan. Itu juga bagian dari penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2007 tentang  minuman keras dan asusila.

“Sasarannya hotel, penginapan, dan rumah kos. Lima pasangan muda-mudi berhasil kita amankan,” ujarnya, saat ditemui usai pelaksanaan operasi.

Satu pasang di antaranya ditemukan sedang indehoi dalam kamar kos di Desa Watuliu Kecamatan Lasusua. Pasangan itu mengaku telah menikah tiga tahun, namun saat ditanyakan surat nikah dan identitas lainnya, seperti kartu tanda penduduk, mereka tidak punya.

“Polisi juga menemukan dan menyita rompi polisi dan tas koper disalah satu rumah kos,” kata Fatima. (k2/b/kas)

To Top